RADARCIREBON.TV – Legenda Arsenal, Tony Adams, secara terbuka mengakui bahwa pandangannya terhadap Martin Odegaard sebagai kapten The Gunners telah berubah. Sosok yang identik dengan ban kapten Arsenal itu menilai gelandang asal Norwegia tersebut kini berhasil menjawab seluruh keraguan terkait kapasitas kepemimpinannya di lapangan maupun di ruang ganti.
Pada periode awal kepemimpinan Odegaard, Adams termasuk pihak yang cukup kritis. Ia sempat mempertanyakan apakah beban sebagai kapten terlalu besar bagi pemain dengan karakter menyerang seperti Odegaard. Bahkan, Adams pernah menyarankan agar peran tersebut dialihkan kepada pemain lain yang dinilai lebih konvensional sebagai pemimpin, seperti Declan Rice atau Gabriel Magalhaes.
Namun, performa konsisten Odegaard sepanjang musim ini membuat Adams merevisi pandangannya. Dalam perbincangan bersama talkSPORT, mantan bek tangguh Arsenal itu menjelaskan bahwa keraguannya di masa lalu lebih disebabkan oleh pertimbangan posisi bermain, bukan kualitas pribadi sang pemain.
Baca Juga:Hugo Ekitike Tetap Membumi, Enggan Disamakan dengan Legenda Liverpool Fernando TorresPeringatan Tegas untuk Rosenior: Garnacho Dinilai Lebih Tepat Jadi Pemain Cadangan saat Chelsea Hadapi Arsenal
Menurut Adams, pemain yang beroperasi di lini depan atau gelandang serang kerap tidak berada di lapangan sepanjang pertandingan, sehingga kontinuitas kepemimpinan bisa terganggu. Ia menilai situasi tersebut kerap memaksa pelatih melakukan penyesuaian taktis, termasuk mengganti pemain dengan karakter berbeda sesuai kebutuhan laga.
Meski demikian, Adams menegaskan dirinya tidak pernah meragukan kualitas teknis Odegaard. Ia bahkan menyamakan gaya bermain sang kapten dengan Dennis Bergkamp, legenda Arsenal yang dikenal memiliki kecerdasan dan sentuhan kelas dunia.
“Odegaard adalah pemain dengan bakat alami yang luar biasa. Dia tipe pemain kreatif seperti Bergkamp,” ujar Adams.
Perubahan paling mencolok yang membuat Adams yakin adalah perkembangan permainan Odegaard dibandingkan musim lalu. Ia menilai sang kapten kini jauh lebih berani, cepat, dan tegas dalam mengambil keputusan di lapangan.
“Musim lalu, dia terlihat terlalu berhati-hati dan sering menahan bola terlalu lama. Itu membuat ritme permainan melambat,” ungkap Adams.
“Sekarang, dia bermain lebih mengalir, lebih agresif dalam mengatur tempo, dan kontribusinya sangat terasa,” tambahnya.
Selain aspek teknis, Adams juga menyoroti kepemimpinan Odegaard di luar lapangan. Meski tidak berada langsung di dalam skuad Arsenal saat ini, ia mengaku mendengar banyak hal positif tentang pengaruh sang kapten di ruang ganti.
