Metode sanitary landfill dalam pengelolaan sampah akan dilanjutkan di tahun 2026. Tujuannya agar proses dan tata kelola sampah di TPA Kopi Luhur bisa lebih baik.
Metode sanitary landfill sudah diterapkan di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Kopi Luhur Kota Cirebon, dengan menutup sampah menggunakan tanah untuk meminimalisir pencemaran lingkungan.
Sebelumnya, area di sebagian TPA Kopi Luhur menggunakan sistem pembuangan sampah terbuka. Namun kini, terlihat sudah lebih baik dan tumbuh rerumputan.
Baca Juga:IDI Jawa Barat Ungkap 10 Kasus Influenza Varian Baru – VideoJalan Poros Di Getrakmoyan 8 Tahun Rusak Tak Tersentuh Perbaikan – Video
Di tahun 2026 ini, metode sanitary landfill akan dilanjutkan di sisi lainnya secara bertahap. Dengan memanfaatkan lahan yang masih tersedia, agar tata kelola sampah di TPA Kopi Luhur bisa lebih baik.
Diharapkan, metode sanitary landfill bisa menjadi solusi dalam mengelola sampah khususnya di tempat pembuangan akhir, serta ada pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.