Lini Tengah Menipis, Arsenal Buka Peluang Reuni dengan Alex Oxlade-Chamberlain

Alex Oxlade-Chamberlain
Lini Tengah Menipis, Arsenal Buka Peluang Reuni dengan Alex Oxlade-Chamberlain. (Foto. Instagram Pribadi @alexoxchamberlain)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Arsenal tengah berada dalam situasi sulit menyusul krisis yang melanda sektor lini tengah mereka. Manajer The Gunners, Mikel Arteta, mengakui klubnya sedang mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan memulangkan Alex Oxlade-Chamberlain yang saat ini berstatus tanpa klub.

Pernyataan tersebut muncul setelah Arsenal menerima kabar kurang menyenangkan terkait kondisi Mikel Merino. Gelandang asal Spanyol itu dipastikan mengalami cedera serius dan harus menjalani tindakan operasi, yang berpotensi membuatnya menepi hingga akhir musim. Kehilangan Merino menjadi pukulan besar mengingat perannya yang vital dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Dalam kondisi darurat tersebut, nama Alex Oxlade-Chamberlain kembali mencuat. Pemain berusia 32 tahun itu bukan sosok asing bagi publik Emirates Stadium. Ia pernah membela Arsenal selama beberapa musim sebelum hengkang ke Liverpool pada 2017. Kini, setelah berpisah dengan Besiktas pada musim panas lalu, Oxlade-Chamberlain berada dalam status bebas transfer.

Baca Juga:John Terry Penuh Keyakinan: Chelsea Telah Bangkit dan Menemukan Jati DiriKeunggulan Dua Gol Sirna, Guardiola Pertanyakan Keputusan Wasit soal Gol Solanke

Menariknya, dalam lebih dari satu bulan terakhir, Oxlade-Chamberlain terlihat kembali berlatih di London Colney. Awalnya, ia hanya bergabung dengan sesi latihan tim U-21 Arsenal guna menjaga kebugaran. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan Arteta mulai melibatkannya dalam latihan bersama tim utama, sebuah sinyal yang memperkuat spekulasi soal kemungkinan comeback.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Arsenal tidak sekadar memberi fasilitas latihan, tetapi juga tengah menilai kondisi fisik dan kesiapan sang pemain untuk bersaing di level tertinggi. Pengalaman panjang Oxlade-Chamberlain di Premier League serta kompetisi Eropa dinilai bisa menjadi aset berharga, terutama dalam situasi mendesak seperti sekarang.

Arteta pun tidak menutup kemungkinan tersebut. Ia menyebut bahwa klubnya sedang membuka semua alternatif yang memungkinkan untuk menjaga daya saing tim. Meski tidak memberikan jawaban pasti, sikap terbuka sang pelatih mencerminkan pendekatan realistis Arsenal dalam menghadapi krisis pemain.

Absennya Mikel Merino hingga sisa musim membuat Arsenal harus bergerak cepat. Dengan masih banyak pertandingan penting di berbagai kompetisi, kehilangan satu pilar di lini tengah tidak bisa dianggap sepele. Arteta menegaskan bahwa ketika pemain kunci harus menepi dalam fase krusial musim, klub wajib mencari solusi terbaik yang tersedia.

0 Komentar