RADARCIREBON.TV- Nama Sony Xperia mungkin tidak lagi sekeras satu dekade lalu di pasar ponsel pintar, namun keberadaannya juga tidak pernah benar-benar hilang.
Di tengah dominasi merek-merek asal Korea Selatan, Tiongkok, dan Amerika Serikat, Sony justru memilih jalur berbeda: tidak mengejar pasar massal secara agresif, melainkan fokus pada segmen pengguna yang mengutamakan kualitas kamera, layar, dan pengalaman multimedia tingkat profesional. Strategi ini kembali ditegaskan Sony melalui lini Xperia terbaru yang mengusung DNA kuat dari divisi kamera Alpha, layar Bravia, dan audio Walkman.
Sony Xperia Kembali Menantang Raksasa Smartphone
Sony Xperia dikenal sebagai salah satu smartphone yang paling konsisten mempertahankan identitas. Ketika banyak produsen berlomba-lomba membuat desain serba lengkung dan modul kamera raksasa, Sony tetap setia dengan desain minimalis berbentuk kotak, bezel simetris, serta bodi ramping yang terasa khas. Bagi sebagian orang, desain ini terkesan konservatif, tetapi bagi penggemar setia Xperia, justru inilah nilai jual utama: elegan, profesional, dan berbeda dari kebanyakan ponsel Android lainnya.
Baca Juga:Sheila On 7 Bersiap Torehkan Sejarah Baru di 2026: Konser yang Ditunggu, Nostalgia yang Tak Pernah PadamSerbuan Kode Redeem Free Fire: Fenomena Berburu Hadiah Gratis yang Tak Pernah Sepi di Kalangan Survivors
Salah satu kekuatan utama Sony Xperia terletak pada sektor kamera. Tidak seperti produsen lain yang mengandalkan pemrosesan gambar agresif berbasis kecerdasan buatan, Sony memilih pendekatan yang lebih natural dan teknis. Kamera Xperia mengadopsi teknologi dari kamera mirrorless Sony Alpha, termasuk pengaturan manual yang detail, real-time Eye Autofocus, hingga kemampuan continuous shooting dengan kecepatan tinggi. Pendekatan ini membuat Xperia sangat digemari oleh fotografer, videografer, dan kreator konten yang ingin kontrol penuh atas hasil gambar dan video.
Di sisi videografi, Sony Xperia juga berada di kelas tersendiri. Aplikasi Cinema Pro dan Video Pro memungkinkan pengguna merekam video dengan pengaturan layaknya kamera profesional, lengkap dengan kontrol ISO, shutter speed, white balance, hingga profil warna sinematik. Tidak berlebihan jika Xperia sering disebut sebagai “kamera profesional yang bisa menelepon”. Bagi pengguna awam, fitur ini mungkin terasa kompleks, tetapi bagi kalangan kreator, justru inilah keunggulan yang sulit ditandingi merek lain.
Layar menjadi kelebihan lain yang selalu dijaga Sony. Xperia merupakan salah satu pionir layar 4K OLED di smartphone, sebuah resolusi yang bahkan hingga kini masih jarang digunakan kompetitor. Dengan teknologi Bravia dan reproduksi warna yang akurat, layar Xperia sangat ideal untuk menonton film, mengedit foto, maupun meninjau hasil video secara detail. Sony juga konsisten mempertahankan rasio layar 21:9 yang memberikan pengalaman sinematik sekaligus nyaman untuk multitasking.
