Di atas kertas, ini hanya hasil imbang. Tetapi dalam konteks perburuan gelar, ini bisa menjadi titik retak yang mahal. Dominan, superior, tetapi lengah dalam satu momen.
Sepak bola memang kejam. Di Molineux, Arsenal belajar bahwa puncak klasemen bukan jaminan. Bahkan tim terbawah pun bisa menggigit dan ketika konsentrasi runtuh sedetik saja, harga yang dibayar sangat mahal.
