RADARCIREBON.TV – Chelsea sangat berharap bisa kembali perkasa kala menghadapi Paris Saint-Germain.
Akan tetapi, misi itu cukup berat. Sebab, jelas tidak akan mudah. Si Biru dituntut tampil sempurna tanpa cela jika ingin membalikkan keadaan dan menjaga asa tetap hidup di kompetisi.
Chelsea menduduki posisi terpuruk jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions usai menerima kekalahan telak 2-5 di kandang Paris Saint-Germain pada laga pertama.
Baca Juga:Penampilan Buruk Emil Audero, Cremonese Semakin Terpuruk di Jurang Degradasi Spesifikasi iPhone 18 Pro Bocor: Chip A20 Pro, Baterai Lebih Awet, Kamera Makin Tajam
Hasil buruk itu membuat Si Biru sulit melangkah ke perempat final, lantaran mengingat mereka harus mengejar defisit tiga gol ketika bergiliran menerima lawatan Les Parisiens di Stamford Bridge, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.
Tim asuhan Liam Rosenior itu dituntut tampil sempurna bila ingin lolos. Selain wajib tajam di lini depan, Chelsea juga diwajibkan untuk tak melakukan kesalahan sekecil apa pun pada lini belakang.
Blunder dapat menjadi bumerang, karena PSG dikenal efektif memanfaatkan peluang, khususnya melalui serangan balik cepat.
Laga panas di Paris sebenarnya sempat berlangsung seri dengan skor 2-2, dan membuat harapan bagi Chelsea untuk mengantongi hasil positif.
Pada fase itu, kedua tim saling memberi serangan dengan intensitas tinggi dan membuat laga berlangsung tegang.
Akan tetapi, penderitaan datang untuk Chelsea pada menit ke-74. Gelandang Vitinha berhasil mencetak gol yang otomatis mengubah jalannya pertandingan.
Gol tersebut itu berasal dari kesalahan fatal kiper Chelsea, Filip Jorgensen, yang gagal menghadapi kondisi dengan baik pada area pertahanannya sendiri.
Baca Juga:Fakta Penting Perekrutan SPPI Koperasi Merah Putih untuk Mengelola Kopdes di Seluruh IndonesiaPemain Timnas Indonesia Dijadwalkan Berkumpul 22 Maret untuk Persiapan FIFA Series 2026
Gol itu pun membuat Chelsea tertinggal 2-3. PSG lalu menambah dua gol lagi yang membuat Chelsea kebobolan lima kali.
Saat ini terdapat defisit tiga gol yang harus dikejar Chelsea selama 90 menit bila ingin menenangkan duel ke tambahan 2×15 menit. Chelsea tak harus membutuhkan fase tambahan waktu bila berhasil menang dengan skor 4-0 pada waktu normal.
“Jika Anda melihat pertandingan secara terpisah dan skornya, kami dihukum oleh pemain-pemain yang sangat bagus karena kesalahan kami sendiri. Kami pernah dikalahkan dalam pertandingan karena momen-momen seperti itu,” papar manajer Chelsea, Liam Rosenior.
