Catatan Hitam Chelsea: 8 Gol Bersarang dalam Dua Pertemuan

Chelsea
Chelsea digelontor 8 gol. Foto: Instagram Chelsea / tangkapan layar - radarcirebon.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Chelsea sukses dipermalukan oleh Paris Saint-Germain pada dua pertemuan di babak 16 besar.

Total delapan gol berhasil disarangkan ke gawang The Blues, dan menjadi catatan kelam yang untuk pertama kalinya terjadi dalam sejarah mereka di Liga Champions UEFA.

Sejak leg pertama, Chelsea tampak susah membendung agresivitas lini serang PSG. Walau sempat membalas, lemahnya lini pertahanan membuat Chelsea terus kebobolan.

Baca Juga:Daftar Klub Lolos ke Perempat Final Liga Champions 2025/2026, Ada Tim Favoritmu?Inter Milan Siap Lepas Alessandro Bastoni, Barcelona dan Liverpool Saling Berebut

Kondisi kembali terulang pada leg kedua, saat PSG tampil menguasai pertandingan dan efisien memanfaatkan kesempatan.

Chelsea menelan pil pahit ketika kembali dilibas dengan 0-3 saat menerima lawatan Paris Saint-Germain di Stamford Bridge, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA.

Hasil itu membuat laju The Blues terhenti, dan menegaskan dominasi PSG dengan agregat telak 8-2.

Gol pertama dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia yang memanfaatkan celah pada lini belakang tuan rumah.

Keunggulan itu membuat kepercayaan diri para pemain Chelsea mulai kehilangan ritme permainan.

PSG berhasil menambah keunggulan melalui aksi Bradley Barcola, yang tampil perkasa selama pertandingan.

Dengan hasil itu, Chelsea pun tersingkir dengan agregat telak 2-8. Opta mencatatkan sebelumnya belum pernah klub London barat tersebut kalah dengan kebobolan 8 gol pada dua pertemuan, baik dalam laga domestik dan Eropa.

Baca Juga:Real Madrid Hadapi Manchester City, Arbeloa Optimis Kubur Perjalanan Manchester City di Liga Champions 2026Malaysia Tumbang, Timnas Vietnam Jadi Ancaman Baru untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Chelsea memang tak punya pilihan lain kecuali menyerang sejak awal untuk mengejar defisit tiga gol.

Akan tetapi, pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menyayangkan cara kebobolan gol pembuka yang terjadi ternyata berasal dari kesalahan pertahanan.

Pada gol tersebut, Mamadou Sarr tak mampu mengendalikan bola dan berhasil direbut Kvaratskhelia. PSG pun bisa bermain dengan jauh lebih nyaman.

Malam yang berat. Kami tahu ada tugas yang berat dan untuk memulai laga seperti itu. Kami bisa membawa bola ke sepertiga akhir. Kami tak boleh membuat kesalahan di level ini,” kata Liam Rosenior.

“Kami bisa menguasai bola di kotak penalti mereka dan Barcola mencetak gol dari 25 yard ke pojok atas gawang. Keyakinan mereka pun tumbuh. Mereka itu efisien. Gol ketiga itu, serangan balik, dan dia mengarahkan bola ke pojok atas,” imbuhnya.

0 Komentar