Manchester City Kian Dekat ke Gelar, Arsenal Kehilangan Konsistensi

Manchester City
Manchester City berpeluang sabet juara. Foto:  Instagram Manchester City / tangkapan layar -  radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kemenangan tipis 2-1 yang dipetik Manchester City atas Arsenal menjadi titik balik pada perebutan gelar juara Premier League musim ini.

Pertandingan yang berlangsung panas itu tak cuma membuktikan kualitas Manchester City sebagai kandidat utama juara, tetapi juga menjadi ancaman bagi para kompetitornya di papan atas klasemen.

Walau kemenangan ini disambut euforia oleh para pendukung, pelatih Manchester City Pep Guardiola memilih untuk tetap rendah hati.

Baca Juga:Kemenangan Tipis Persija Jakarta atas PSBS Biak, Mauricio Souza Kritik Lini Serang yang LemahPrediksi Bali United versus Malut United, Mampukah Hindari Hasil Buruk dari Putaran Sebelumnya?

Menurutnya, perjalanan menuju gelar masih panjang dan sarat tantangan. Satu kemenangan penting pun tidak boleh membuat tim besar kepala dan terlena.

Pelatih asal Spanyol tersebut menginginkan kondisi yang dinamis, walau Manchester City saat ini berada di posisi yang menguntungkan dan strategis.

“Mereka berada di semifinal Liga Champions, tidak kalah satu pun. Momentum bisa berubah dalam sekejap. Mereka tahu itu,” kata Pep Guardiola.

Pep Guardiola mengaku sangat menaruh hormat terhadap usaha Arsenal, sekaligus mengungkapkan ambisinya bahwa Manchester City akan terus mengejar kemenangan.

“Saya sangat menghormati mereka, tetapi tentu saja kami ingin menang. Kami juga sudah berjuang keras,” sambungnya.

Walau memetik tiga poin penting, Pep Guardiola mengakui performa Manchester City belum pada di level terbaik.

Gol penentu kemenangan dari Erling Haaland pada menit ke-65, usai gol pembuka Rayan Cherki sempat diseimbangkan oleh Kai Havertz.

Baca Juga:Erick Thohir Pastikan PSSI Belum Akan Tambah Pemain NaturalisasiLowongan Penggerak Kampung Nelayan Merah Putih Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Pep Guardiola, mengaku beratnya perebutan gelar, khususnya bagi pemain yang baru pertama kali berada dalam kondisi demikian

“Bagi banyak pemain hari ini, bisa dibilang ini pertama kalinya mereka berjuang untuk Premier League dan mereka sedikit merasakan tekanan. Performa kami belum maksimal, tapi itu normal, ini bagian dari proses,” jelasnya.

Hasil itu membuat Manchester City menduduki posisi ideal merebut gelar. Bila mereka mampu mengalahkan Burnley pada pertandingan selanjutnya, Manchester City bakal bertengger di puncak klasemen.

Sebaliknya, Arsenal justru menunjukkan gejala inkonsistensi pada momen krusial. Tim besutan Mikel Arteta itu kini terancam menduduki runner-up untuk musim keempat secara beruntun.

Padahal, dalam sebagian besar musim, Arsenal sudah tampil dominan. Akan tetapi, performa mereka menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

0 Komentar