3. Arapaima (Arapaima gigas)
4. Midas cichlid (Amphilophus citrinellus)
5. Red devil cichlid (Amphilophus labiatus)
6. Peacock bass (Cichla spp.)
7. Piranha (Pygocentrus spp.)
8. Belut listrik (Electrophorus electricus)
9. Ikan buntal (Tetraodontidae)
10. Crayfish (Cherax spp.) dll
Intinya, masalah ikan sapu-sapu ini bukan sekadar soal banyaknya populasi, tapi juga soal dampak jangka panjang terhadap lingkungan. Karena itu, peran masyarakat juga penting. Mulai dari nggak melepas ikan asing ke perairan umum sampai ikut mendukung upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah.
Kalau semua pihak kompak, bukan nggak mungkin ekosistem perairan kita bisa tetap terjaga dan ikan-ikan lokal tetap punya “rumah” yang aman.
