Penataan Sungai Sukalila, akhirnya mulai memasuki tahap pelaksanaan, setelah penandatanganan perjanjian kerja sama antara beberapa pihak terkait. Proyek tahap awal senilai Rp6,8 miliar ditargetkan mulai berjalan pekan depan, diawali dengan pekerjaan persiapan dan pengamanan di lapangan.
Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS) bersama Kodam III Siliwangi resmi memulai langkah awal pembangunan penataan Sungai Sukalila. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara kepala balai dan pihak Kodam.
Dalam skema ini, pihak Kodam nantinya akan menunjuk penyedia jasa untuk melaksanakan pekerjaan di lapangan. Proyek penataan ini direncanakan dimulai pekan depan dengan fokus awal pada pekerjaan persiapan.
Baca Juga:Kabupaten Cirebon Perkuat Iklim Investasi – VideoUpaya Kepatuhan Pajak Untuk Tingkatkan PAD – Video
Dalam tahap awal rencana pembangunan, memiliki nilai anggaran sebesar Rp6,8 miliar, yang akan difokuskan pada wilayah Sukalila. Sementara itu, tambahan anggaran sebesar Rp3,2 miliar tengah diusulkan untuk melanjutkan penataan hingga ke wilayah Kalibaru.
Mengingat kondisi lalu lintas yang cukup padat di sekitar lokasi, terutama di wilayah Sukalila, pihak pelaksana menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja dengan pemasangan pengamanan serta sistem K3.
Selain itu, unsur masyarakat juga dilibatkan dalam proses persiapan. Pihak pelaksana telah mengundang ketua RW, lurah, camat, hingga warga sekitar guna memastikan kelancaran dan dukungan selama proyek berlangsung.
Sebelumnya, tahap normalisasi sungai telah diselesaikan. Setelah tahap normalisasi, pekerjaan akan dilanjutkan ke penataan lanjutan untuk memperbaiki fungsi dan estetika kawasan sungai secara menyeluruh.