RADARCIREBON.TV- Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Super 2024/2025 setelah mengoleksi 65 poin. Tim berjuluk Maung Bandung ini menunjukkan performa konsisten sepanjang musim, hanya kehilangan poin di beberapa laga krusial. Dengan raihan 20 kemenangan, 5 seri, dan 3 kekalahan, skuad asuhan Bojan Hodak kini unggul 6 poin dari pesaing terdekatnya. Namun, persaingan di papan atas masih panas karena Borneo FC Samarinda dan Persija Jakarta terus membayangi dan mengincar posisi puncak.
Borneo FC Samarinda saat ini duduk di peringkat kedua dengan 59 poin. Tim Pesut Etam tampil impresif sepanjang musim, terutama dengan lini depan tajam yang digawangi oleh Matheus Pato dan Stefano Lilipaly. Dari 28 pertandingan, Borneo mencatat 17 kemenangan, 8 seri, dan 3 kekalahan. Mereka hanya terpaut 6 poin dari Persib, dan dengan sisa 6 laga, peluang untuk merebut puncak masih terbuka. Pelatih Pieter Huistra menegaskan timnya tidak akan menyerah. “Setiap pertandingan adalah final. Kami akan terus menekan Persib,” ujarnya dalam konferensi pers terbaru.
Sementara itu, Persija Jakarta juga tak mau ketinggalan. Macan Kemayoran kini mengoleksi 57 poin, menempati peringkat ketiga. Meski sempat terseok di awal musim, tim asuhan Thomas Doll bangkit dengan 7 kemenangan beruntun dalam dua bulan terakhir. Kunci kebangkitan Persija adalah solidnya lini belakang yang dipimpin Rizky Ridho dan duet maut di lini tengah antara Ryo Matsumura dan Hanif Sjahbandi. Dengan kekuatan moral dan dukungan penuh Jakmania, Persija mengincar posisi runner-up bahkan juara jika Persib tergelincir.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Persita vs Bali United 23 April 2026: Formasi 4-2-3-1 vs 4-3-3, Eber Bessa Kunci KemenPersib Bandung Menuju Juara, Marc Klok Tekankan Kualitas di Atas Keberuntungan
Jadwal sisa musim ini menyajikan laga-laga krusial. Persib akan melawan Bali United dan PSM Makassar, dua tim yang juga berburu tiket kompetisi Asia. Sementara Borneo FC dijadwalkan bertemu dengan Persebaya dan Arema FC, yang sedang berjuang keluar dari zona merah. Persija punya lawan relatif lebih ringan secara kertas, seperti Persik Kediri dan Barito Putera, namun tak boleh lengah karena setiap poin sangat berharga.
Analis sepak bola nasional, Justinus Laksana, menilai bahwa persaingan tiga besar masih akan berlangsung hingga pekan terakhir. “Persib punya keunggulan poin, tapi tekanan psikologis besar karena mereka wajib terus menang. Borneo dan Persija justru bisa bermain lepas. Satu kesalahan Persib bisa mengubah segalanya,” katanya.
