Program balai ternak, domba di Harjamukti, menjadi salah satu percontohan. Terutama untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya mustahik.
Penguatan ekonomi umat di tahun 2026, melalui program balai ternak, menjadi salah satu upaya, untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Khususnya para mustahik. Satu balai ternak di Harjamukti, menjadi percontohan, karena sudah ada perkembangan.
Kelompok ternak Rizal Al Fatih yang dirintis sejak 2014 dari awalnya hanya enam ekor kambing atau domba, kini jumlah ternak mencapai ratusan, termasuk kambing perah dan domba. Untuk menghadapi musim Idul Adha, hasil peternakan ini, bisa untuk kurban, aqiqah, hingga susu kambing etawa.
Baca Juga:Pertanyakan Perpanjangan SK, Alumni Desak Rektor Segera Gelar Mubes Ikatan Alumni UGJBayi Baru Lahir Dibuang Ke Sungai – Video
Dengan konsep terintegrasi, balai ternak ini dinilai berpotensi menjadi model percontohan bagi umat yang lain, namun, keberlanjutan program tetap membutuhkan pendampingan dan pengawasan yang konsisten. Serta pembinaan bantuan dari lembaga seperti Baznas dan lainnya.
Diharapkan, balai ternak ini bisa terus dikelola serius, balai ternak Rizal Al Fatih berpeluang menjadi kekuatan ekonomi baru berbasis umat di Kota Cirebon.