Sektor hortikultura dan perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon pada tahun 2025 tidak mencapai target, meski seluruh kegiatan fisik telah terealisasi 100 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh belum optimalnya penyerapan anggaran akibat adanya efisiensi belanja.
Sektor hortikultura dan perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon pada tahun 2025 tidak mencapai target, meski seluruh kegiatan fisik telah terealisasi 100 persen.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Durahman J. Supena, mengungkapkan bahwa tidak tercapainya target tersebut disebabkan oleh rendahnya serapan anggaran akibat efisiensi belanja.
Baca Juga:Satu Dekade MSP Indonesia – VideoJemaah Haji Cirebon Lepas Landas Dari BIJB Kertajati – Video
Menurutnya, perbedaan antara perencanaan anggaran awal dengan kebutuhan riil di lapangan saat proses pembelanjaan menjadi faktor utama yang memengaruhi penyerapan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh program kegiatan tetap berjalan dan terealisasi secara fisik hingga 100 persen.
Ke depan, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon berupaya melakukan perencanaan anggaran yang lebih efektif, dan terukur agar selaras dengan kebutuhan aktual.
Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, atau PAD juga terus didorong, guna memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal. Langkah ini dilakukan melalui peningkatan potensi sektor pertanian, serta penguatan strategi pendapatan yang lebih terukur dan berkelanjutan.