RADARCIREBON.TV- Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ternyata tidak butuh waktu lama untuk menentukan pelabuhan baru dalam karier kepelatihannya.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut mengaku sempat mendapatkan tawaran menggiurkan dari sejumlah klub di Liga Jepang dan Liga China sebelum akhirnya resmi memilih Persija Jakarta.
Meski masih sangat laku di pasaran, pelatih yang akrab disapa STY ini langsung mantap menerima pinangan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tanpa pikir panjang.
Baca Juga:Jadwal Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026, Duel Mbappe dan Mane Tayang di TVRIRaksasa Eropa Berguguran di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Faktor Adaptasi dan Sudah Terlanjur Cinta Jakarta
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube resmi Persija, Shin Tae-yong blak-blakan mengenai alasannya menolak tawaran dari negara lain dan memilih berlabuh ke ibu kota Indonesia. Baginya, kenyamanan dan faktor adaptasi menjadi pertimbangan utama.
“Ada banyak hal kenapa harus memilih Jakarta. Sebelum tawaran dari Persija Jakarta, sudah ada tawaran dari e Liga Jepang dan China,” ungkap Shin Tae-yong.
“Kalau misalnya ke China, mungkin ada kesulitan ya, salah satunya seperti pelatih asing yang baru datang jadi enggak kenal apa-apa. Tetapi kan ya kalau Jakarta saya sangat kenal,” imbuhnya lagi.
Selain masalah adaptasi, STY juga tidak memungkiri bahwa dirinya sudah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kota Jakarta.
“Sebenarnya hanya satu hal saja (alasan memilih Persija), ini tim ibu kota dan juga ya memang sudah cinta Jakarta jadi akhirnya memilih Jakarta,” tutur pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Sepak Bola Indonesia Sudah Jadi “Makanan Sehari-hari”
Keputusan Shin Tae-yong memilih Persija dinilai sangat logis. Atmosfer sepak bola Indonesia sudah terasa seperti rumah sendiri baginya setelah sempat menukangi skuad Garuda selama lima tahun, tepatnya sejak akhir 2019 hingga awal 2025 lalu.
Selama masa baktinya di Timnas Indonesia, STY sudah kenyang mengamati dinamika sepak bola tanah air dari dekat. Ia rutin memantau kompetisi domestik (Liga 1) demi berburu talenta-talenta terbaik untuk dipanggil ke skuad timnas.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Hari Ini 16 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh IndonesiaJuara Moto3 Junior di Portugal, Kiandra Ramadhipa Tak Mau Cepat Puas, Kini Kejar Puncak Klasemen
Berbekal pengalaman dan pemahaman mendalam tentang karakter para pemain lokal, proses adaptasi STY di Persija diprediksi bakal berjalan jauh lebih mulus.
