RADARCIREBON.TV – Penderitaan Persib Bandung belum juga berakhir. Setelah dikejutkan gol cepat di awal laga, Maung Bandung kembali harus menerima kenyataan pahit saat Bhayangkara Presisi menggandakan keunggulan di menit ke-25. Skor berubah menjadi 2-0, dan lagi-lagi lahir dari skema serangan cepat yang memperlihatkan rapuhnya lini pertahanan Persib.
Gol kedua ini berawal dari aksi luar biasa Cedric Henry yang kembali menjadi motor serangan Bhayangkara. Meski dibayangi tiga pemain bertahan Persib, Henry tetap mampu mempertahankan bola dan melakukan penetrasi ke jantung pertahanan. Alih-alih memaksakan tembakan, ia dengan cerdas mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti.
Di situlah Moussa Jr muncul sebagai eksekutor. Sepakan pertamanya sebenarnya masih mampu ditepis oleh Teja Paku Alam yang tampil cukup sigap membaca arah bola. Namun, lemahnya koordinasi lini belakang Persib membuat bola muntah tidak segera diamankan.
Baca Juga:Live Skor Menit 15, Bhayangkara Vs Persib 1-0, Persib Kebobolan Gol Cepat!Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung: Duel Panas Penentu Papan Atas Super League 2025/2026
Moussa Jr yang berdiri bebas tanpa pengawalan langsung menyambar bola rebound tersebut. Kali ini, Teja tak mampu berbuat banyak. Bola meluncur deras ke gawang, memastikan Bhayangkara menjauh dengan keunggulan dua gol.
Gol ini menjadi pukulan telak bagi Persib. Dalam 25 menit pertama, mereka sudah kebobolan dua kali dengan pola yang hampir serupa, kalah cepat, kalah agresif, dan kalah dalam membaca situasi di area krusial.
Lebih mengkhawatirkan lagi, lini belakang Persib terlihat kehilangan koordinasi. Tiga pemain gagal menghentikan satu Cedric Henry, sementara antisipasi bola kedua nyaris tidak ada. Situasi ini menunjukkan adanya celah besar dalam komunikasi dan kesiapan bertahan.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi tampil nyaris sempurna. Efektivitas serangan mereka patut diacungi jempol, tidak banyak peluang, tetapi setiap momentum dimaksimalkan dengan sangat baik. Kecepatan, determinasi, dan kecerdasan dalam mengambil keputusan menjadi pembeda jelas di laga ini.
Persib sendiri tampak semakin tertekan setelah gol kedua. Upaya membangun serangan sering kali terputus sebelum memasuki sepertiga akhir lapangan. Tekanan tinggi Bhayangkara membuat para pemain Persib kesulitan menemukan ritme permainan.
Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin skor akan semakin melebar. Persib harus segera berbenah, terutama di lini pertahanan yang sejauh ini menjadi titik paling lemah.
