Warga Desa Beringin, Kabupaten Cirebon, kecewa terhadap program Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di sektor peternakan domba yang hingga kini belum berjalan. Program yang sejak lama digadang-gadang sebagai penggerak ekonomi desa, namun hingga kini belum terealisasi.
Warga Desa Beringin Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, mengaku kecewa terhadap program Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di sektor peternakan domba yang hingga kini belum berjalan. Program tersebut sejak lama digadang-gadang sebagai penggerak ekonomi desa, namun hingga kini belum terealisasi.
Di lokasi, hanya tampak bangunan kandang berdiri kokoh, namun kosong tanpa satu pun hewan ternak. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, mengingat anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar 180 juta rupiah.
Baca Juga:Tasyakuran dan Peresmian Sekretariat KNPI Kota CirebonHUT Ke-25 Baznas Bertepatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon Ke-544 – Video
Warga mempertanyakan transparansi anggaran, mereka memperkirakan biaya pembangunan kandang tidak menghabiskan seluruh dana, sehingga sisa anggaran dinilai tidak jelas penggunaannya.
Menanggapi hal tersebut, Kuwu Desa Beringin, Agung Gunawan, membenarkan bahwa kandang masih kosong. Pembangunan kandang telah selesai sejak Desember 2025, namun pengadaan ternak ditunda karena lokasi rawan banjir dan faktor cuaca.
Pihak desa memastikan, anggaran BUMDes masih tersimpan dan dalam waktu dekat akan digunakan untuk pengadaan ternak, seiring kondisi cuaca yang mulai membaik.
Warga berharap janji Kuwu tersebut segera direalisasikan agar program BUMDes benar-benar memberikan manfaat bagi perekonomian desa.