Kabupaten Cirebon Jadi Magnet Baru Investasi Industri – Video

Kabupaten Cirebon Jadi Magnet Baru Investasi Industri
0 Komentar

Kabupaten Cirebon semakin dilirik investor sebagai lokasi pengembangan usaha baru. Selain memiliki biaya tenaga kerja yang kompetitif, daerah ini juga didukung potensi sektor garam yang dinilai menjanjikan untuk pengembangan industri hilir.

Kabupaten Cirebon semakin dilirik investor sebagai lokasi pengembangan usaha baru. Sejumlah investor yang sebelumnya beroperasi di kawasan industri besar seperti Bekasi dan Karawang kini mulai melirik Kabupaten Cirebon sebagai lokasi pengembangan usaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai, mengatakan perpindahan minat investasi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya biaya operasional yang dinilai lebih kompetitif dibandingkan daerah industri yang telah padat.

Baca Juga:Peresmian Sekretariat IARMI Cirebon – VideoDolanan Tradisional Kembali Dikenalkan – Video

Menurutnya, upah minimum di Kabupaten Cirebon yang berada pada kisaran Rp2,8 juta per bulan menjadi salah satu pertimbangan investor. Angka tersebut dinilai masih rasional dari sisi perhitungan ekonomi dan kebutuhan industri, dibandingkan sejumlah daerah lain yang memiliki upah lebih tinggi.

Selain sektor manufaktur, peluang investasi juga berkembang pada sektor pengolahan garam. Hilmy menyebut, saat ini banyak investor mulai melirik pengembangan hilirisasi garam untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Potensi tersebut didukung kualitas garam Kabupaten Cirebon yang dinilai mampu bersaing dengan daerah penghasil garam lainnya. Pemerintah daerah berharap masuknya investasi baru dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

0 Komentar