“Filosofi tim itu penting, tapi akal sehat dalam membaca individu pemain juga tidak kalah penting. Kobbie adalah masa depan United. Sekarang saatnya memikirkan apa yang terbaik untuk kariernya, bukan hanya untuk sistem Anda,” pungkas Carrick.
Kritik dari sosok sekaliber Carrick tentu tidak bisa dianggap angin lalu. Apalagi Carrick sempat menjadi pelatih interim United pada 2021 dan cukup sukses merangkul para pemain muda. Wajar jika sindirannya kini dianggap sebagai alarm bagi Amorim untuk segera mengevaluasi perlakuannya terhadap Mainoo sebelum sang gelandaman semakin kehilangan arah.
Hingga berita ini diturunkan, Ruben Amorim belum memberikan respons resmi. Namun, para penggemar United mulai resah dan berharap pelatih asal Portugal itu tidak terlalu keras kepala dalam menerapkan sistemnya. Kobbie Mainoo terlalu berharga untuk sekadar jadi korban eksperimen taktis.
