RADARCIREBON.TV – Fenomena langit hujan meteor Eta Aquarids mendadak ramai menjadi topik pencarian di Google hari ini, Selasa 5 Mei 2026. Wajar saja, karena puncak hujan meteor yang dinantikan jutaan pecinta astronomi ini tepat berlangsung malam ini hingga dini hari besok, Rabu 6 Mei 2026.
Hujan meteor Eta Aquarid diprediksi menghiasi langit Indonesia pada malam 5 hingga 6 Mei 2026. Pada periode ini, langit berpotensi dipenuhi meteor yang melintas cepat dan meninggalkan jejak cahaya terang. Tak heran fenomena ini menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan. Kompas.tv
Apa Itu Hujan Meteor Eta Aquarids?
Bagi yang belum tahu, hujan meteor Eta Aquarids bukan sembarang fenomena langit biasa. Hujan meteor Eta Aquarid terjadi saat Bumi melintasi jalur puing debu yang ditinggalkan oleh Komet Halley. Partikel kecil dari komet tersebut masuk ke atmosfer dan terbakar, menciptakan garis cahaya yang tampak seperti “bintang jatuh”. Kompas.tv
Baca Juga:Fenomena Langit Memikat: Pink Moon April Hadir, Ini Fakta Ilmiah dan Waktu Terbaik Menyaksikannya di IndonesiaFenomena Pink Moon Akan Hiasi Langit Indonesia Awal April 2026, Catat Tanggalnya
Jika dilihat dari perspektif penduduk Bumi, hujan meteor tersebut tampak berasal dari sekitar rasi bintang Aquarius. Itulah mengapa fenomena ini diberi nama Eta Aquarids. Kompas
Kapan dan Di Mana Waktu Terbaik Melihatnya?
Pakar astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, sudah memberikan panduan jelasnya. “Puncak hujan meteor Eta Aquarids dapat dilihat pada 5-6 Mei dini hari. Amati langit timur. Diperkirakan ada sekitar 30 meteor per jam,” kata Thomas. Kompas
Untuk wilayah Indonesia, waktu pengamatan yang disarankan berkisar antara pukul 02.00 hingga menjelang subuh. Jadi siapkan alarm dari sekarang! Detik
Yang menarik, jumlah meteor yang terlihat bergantung pada lokasi pengamatan. Pengamat di belahan Bumi selatan dapat melihat hingga 50 meteor per jam, sementara pengamat di belahan utara hanya 10 hingga 30 meteor per jam. Indonesia yang berada di dekat ekuator termasuk beruntung karena memiliki peluang pengamatan yang cukup baik. Kompas.tv
Ada Potensi Bola Api!
Kabar menarik lainnya, hujan meteor Eta Aquarid dikenal sering menghasilkan fireball atau bola api yang sangat terang, yang mampu menembus hamburan cahaya Bulan. Jadi meski malam ini cahaya bulan cukup mengganggu, tetap ada kemungkinan menyaksikan kilatan cahaya spektakuler di langit. Kompas
