Warga di lingkungan Sekar Kemuning, Kelurahan Karya Mulya Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, membuat kompetisi unik berupa parodi musik orkestra dari barang bekas. Upaya tersebut, untuk mengedukasi pemanfaatan barang bekas dan cinta lingkungan, serta melatih kekompakan.
Salah satu warga, di sekitar Sekar Kemuning, Karya Mulya, Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, memiliki inisiatif unik, untuk mengedukasi karyawannya, agar memiliki kreativitas, dan membangun tim building.
Salah satunya, berupa kompetisi parodi musik orkestra, dengan memanfaatkan bahan bahan barang bekas untuk dijadikan alat musik replika, seperti gitar, piano dari kardus, drum dan lainnya dari bahan bahan bekas. Pada kompetisi ini, ada dua grup yakni ASH Kolaya dan grup ASH Bualah, tampil pertama menggunakan kostum biasa.
Baca Juga:Seorang Remaja Diduga Jadi Korban Penganiayaan Keluarga – VideoPemerintah Dorong Kesejahteraan Pekerja Di Momen Hari Buruh – Video
Pada penampilan kedua, mereka memakai kostum tradisional khas Papua, dengan memanfaatkan barang bekas, daun dari alam dan lainnya. Sementara penilaian berupa kesesuaian mimik wajah, interpretasi lagu, kreativitas dan kekompakan.
Sementara grup yang mendapat penilaian tertinggi, adalah ASH Kolaya. Para peserta mengaku melalui kegiatan ini dapat meningkatkan nilai kebersamaan, kekompakan dan kreativitas memanfaatkan limbah yang bisa di olah dan digunakan untuk hal yang bernilai.
Para pemenang, mendapatkan apresiasi dari panitia penyelenggara, berupa uang tunai jutaan rupiah, sebagai bentuk motivasi. Agar mereka bisa saling menjaga kebersamaan, menumbuhkan rasa saling memiliki dan bertanggung jawab satu sama lain.