Namun sejarah Premier League membuktikan bahwa berada di puncak klasemen tidak selalu berarti akan mengangkat trofi di akhir musim. Tekanan psikologis sering menjadi faktor yang membedakan tim juara dengan tim yang hanya nyaris juara.
Meski demikian, Arsenal sebenarnya masih memiliki peluang besar membalikkan keadaan. Mereka tetap mempunyai skuad berkualitas dengan pemain muda berbakat seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Declan Rice. Jika mampu kembali stabil dalam beberapa laga terakhir, The Gunners masih bisa menjaga mimpi juara tetap hidup.
Tetapi jika kembali gagal, musim 2025/2026 akan menjadi luka baru yang sulit dilupakan fans Arsenal. Mereka bisa saja masuk dalam daftar panjang tim Premier League dengan kegagalan perebutan gelar paling tragis sepanjang sejarah kompetisi.
Baca Juga:PSG ke Final Liga Champions! Vitinha Orkestrator, Kvaratskhelia Magis, Safonov Jadi Tembok BayernKurniawan Bongkar Gaya Bermain Qatar U-17, Timnas Indonesia Diminta Waspada Serangan Cepat
Dan bagi para pendukung Arsenal, itu tentu menjadi mimpi buruk yang tidak ingin terulang lagi.
