RADARCIREBON.TV – Liga Champions adalah kompetisi paling bergengsi di sepak bola Eropa. Bagi para pemain, meraih medali Liga Champions bisa menjadi penanda bahwa karier mereka sempurna.
Namun ada sejumlah bintang dunia yang hingga saat ini belum pernah merasakan manisnya trofi si kuping besar. Musim ini, beberapa dari mereka punya peluang emas untuk mengubah catatan tersebut.
Arsenal dan Bayern Munich menjadi tim dengan koleksi terbanyak dalam daftar ini. Siapa saja mereka? Berikut lima superstar yang paling haus medali Liga Champions.
Baca Juga:Live Score Hasil Bayern Munich vs PSG: Kalah 0-1 di Allianz Arena, Die Roten Gagal ke FinalPSG ke Final Liga Champions! Vitinha Orkestrator, Kvaratskhelia Magis, Safonov Jadi Tembok Bayern
1. Harry Kane – Bayern Munich
Nama Harry Kane pasti menjadi yang pertama disebut. Striker asal Inggris ini sudah mencetak ratusan gol sepanjang kariernya, namun rak trofinya masih kosong.
Kane pindah dari Tottenham ke Bayern Munich pada 2023 dengan harapan bisa meraih gelar pertamanya. Sayangnya, musim lalu Bayern gagal total. Musim ini pun langkah mereka terhenti di semifinal setelah dikalahkan PSG .
Kane sudah mencetak 12 gol di Liga Champions musim ini, namun itu belum cukup. Usianya sudah 32 tahun. Waktu terus berjalan. Akankah ia bisa meraih UCL sebelum pensiun?
2. Bukayo Saka – Arsenal
Bintang muda Arsenal ini sudah menjadi andalan The Gunners sejak beberapa musim terakhir. Saka sudah merasakan berbagai gelar domestik bersama Arsenal, namun Liga Champions adalah mimpi terbesarnya .
Musim ini, Saka membawa Arsenal lolos ke final usai menyingkirkan Atletico Madrid. Golnya di menit injury time menjadi pahlawan kemenangan .
Usia Saka masih 24 tahun, jadi masih panjang perjalanannya. Namun ia tak mau menunggu terlalu lama. Final Budapest melawan PSG adalah kesempatan pertamanya.
3. Joshua Kimmich – Bayern Munich
Gelandang serba bisa ini sudah bersama Bayern sejak 2015. Ia sudah merasakan 8 gelar Bundesliga, 4 Piala Jerman, dan 1 Liga Champions (2020).
Baca Juga:Promo Alfamart & Indomaret Hari Ini 6 Mei 2026: Diskaun Gede-gedean, Popok Murah Sampai Sabun CuciPrediksi Bayern Munich vs PSG: Head to Head, Statistik, dan Skor Akhir
Ya, Kimmich sebenarnya sudah punya medali UCL dari musim 2020 saat Bayern mengalahkan PSG di final. Lantas kenapa ia masuk daftar?
Karena sejak saat itu, Bayern belum pernah lagi mencapai final. Kimmich diusianya yang menginjak 31 tahun masih haus akan gelar Eropa keduanya . Namun musim ini mimpi itu pupus setelah Bayern kalah dari PSG di semifinal .
