RADARCIREBON.TV – Persaingan pemain paling tajam di Super League 2025/2026 semakin panas memasuki akhir musim. Nama David da Silva dan Mariano Peralta kini menjadi dua sosok yang paling mencuri perhatian lewat performa luar biasa bersama klub masing-masing.
David da Silva tampil ganas sebagai mesin gol utama Malut United, sementara Mariano Peralta menjelma menjadi raja assist sekaligus motor serangan Borneo FC musim ini.
David da Silva saat ini kokoh di puncak daftar top skor sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 22 gol. Striker senior berusia 37 tahun itu semakin sulit dikejar setelah mencetak hattrick saat Malut United menghadapi Persis Solo.
Baca Juga:Sudah Lolos Liga Champions, Manchester United Kini Punya Target Baru di Akhir MusimEl Clasico Liga Indonesia! Preview Persija Vs Persib, Berikut Jadwal dan Rekor Pertemuan
Ketajaman mantan bomber Persib Bandung tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat Malut United tampil mengejutkan musim ini.
Tak hanya piawai mencetak gol, David juga memiliki kontribusi besar dalam permainan tim. Hingga pekan ke-31, ia sudah mencatatkan total 27 kontribusi gol dengan rincian 22 gol dan 5 assist.
Catatan tersebut membuat David tetap menjadi salah satu striker paling menakutkan di kompetisi Indonesia meski usianya sudah tidak muda lagi.
Di sisi lain, Mariano Peralta tampil sebagai pemain dengan kontribusi serangan paling lengkap musim ini. Gelandang serang milik Borneo FC itu sukses mencatatkan 16 gol dan 13 assist.
Artinya, pemain asal Argentina tersebut sudah terlibat langsung dalam 29 gol Borneo FC sepanjang musim ini. Jumlah itu menjadi yang tertinggi di Super League 2025/2026.
Yang membuat performa Peralta semakin spesial adalah kontribusinya datang dari dua sisi sekaligus. Ia bukan hanya tajam sebagai pencetak gol, tetapi juga menjadi kreator utama serangan Pesut Etam.
Mayoritas gol Peralta juga lahir dari permainan terbuka. Dari total 16 gol yang dicetaknya, hanya empat gol berasal dari titik penalti.
Baca Juga:Marc Klok Semprot Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Singgung Kondisi Stadion Borneo FCRuang Ganti Real Madrid Memanas! Alvaro Arbeloa Dikabarkan Mulai Dijauhi Pemain
Kaki kanan menjadi senjata utama Mariano Peralta musim ini. Sebanyak 11 gol berhasil ia cetak menggunakan kaki kanan, sementara lima gol lainnya lahir lewat kaki kiri.
Statistik tersebut menunjukkan kualitas finishing pemain 28 tahun itu semakin berkembang dibandingkan musim lalu. Pada musim 2024/2025, Peralta hanya mampu mencetak 10 gol pada musim debutnya di Liga Indonesia.
