Pertarungan Sarat Gengsi! Persija Tak Mau Dipermalukan Persib Lagi

Persija Tak Mau Dipermalukan Persib Lagi
Persija Jakarta. (Sumber: ig @persija)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Duel panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung kembali menjadi sorotan jelang pekan ke-32 Super League 2025/2026. Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia itu dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi, terlebih Persija tidak ingin kembali terjerumus pada kesalahan yang sama saat menghadapi rival abadinya tersebut.

Persija menunjukkan tekad besar untuk tampil lebih disiplin dan matang ketika berhadapan dengan Persib. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu belajar dari pertemuan sebelumnya yang dinilai merugikan tim sendiri akibat hilangnya kontrol emosi di lapangan. Situasi tersebut membuat Persija tidak ingin menjadi “keledai” yang jatuh ke lubang yang sama saat duel sarat gengsi kembali digelar.

Laga Persija kontra Persib sendiri awalnya dijadwalkan berlangsung di Jakarta. Namun operator kompetisi I.League memutuskan memindahkan pertandingan ke Stadion Segiri, Samarinda, karena pertimbangan keamanan. Bahkan opsi tanpa penonton di Jakarta disebut tetap tidak mendapat izin dari pihak keamanan.

Baca Juga:Persib Bandung Siapkan Bom Transfer, 6 Indikasi Aymen Hussein Striker Timnas Irak Berpeluang MerapatCerita Perjalanan Nekat Umuh Muchtar ke Lampung, Amarah Bojan Hodak di Ruang Ganti Jadi Titik Balik Persib

Kondisi itu membuat Persija merasa cukup dirugikan. Selain kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri, mereka juga harus menjalani pertandingan penting di tempat netral dengan tekanan yang tetap besar. Meski demikian, fokus utama tim kini tertuju pada kesiapan mental dan pengendalian emosi pemain di lapangan.

Persija sadar pertandingan melawan Persib bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Rivalitas panjang kedua tim kerap memunculkan tensi tinggi yang berujung pelanggaran keras hingga kartu merah. Situasi inilah yang coba diantisipasi pelatih dan staf Persija agar tidak kembali merusak peluang tim meraih hasil maksimal.

Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Persija beberapa kali kehilangan momentum akibat tindakan emosional pemain yang berujung hukuman dari wasit. Karena itu, pendekatan mental menjadi perhatian utama jelang menghadapi Persib. Seluruh pemain diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi selama pertandingan berlangsung.

Di sisi lain, Persib datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asal Bandung itu sedang berada dalam performa konsisten dan ingin mempertahankan tren positif mereka di kompetisi musim ini. Kapten Persib, Marc Klok, bahkan menyebut seluruh pemain sangat antusias memainkan pertandingan besar melawan Persija karena atmosfer duel klasik selalu menghadirkan pengalaman berbeda.

0 Komentar