RADARCIREBON.TV- Situasi internal Real Madrid mendadak menjadi sorotan publik setelah klub secara resmi membuka penyelidikan terkait insiden panas yang melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Keributan tersebut dikabarkan terjadi saat sesi latihan tim utama di pusat latihan Valdebebas dan membuat suasana ruang ganti Los Blancos memanas menjelang laga penting kontra Barcelona.
Manajemen Real Madrid bergerak cepat menyikapi kejadian tersebut. Dalam pernyataan resminya, klub menegaskan bahwa mereka akan melakukan investigasi disiplin terhadap kedua pemain demi mengetahui kronologi lengkap dari insiden yang terjadi saat latihan berlangsung. Pihak klub juga memastikan hasil penyelidikan akan diumumkan setelah seluruh proses internal selesai dilakukan.
Keributan antara Valverde dan Tchouameni disebut bukan terjadi secara tiba-tiba. Berdasarkan sejumlah laporan media Spanyol, ketegangan di antara keduanya sudah muncul dalam beberapa sesi latihan sebelumnya. Adu argumen yang awalnya hanya berupa perdebatan di lapangan perlahan berkembang menjadi hubungan yang memanas. Bahkan, keduanya dikabarkan sempat menolak berjabat tangan usai latihan.
Baca Juga:Persib Bandung Siapkan Bom Transfer, 6 Indikasi Aymen Hussein Striker Timnas Irak Berpeluang MerapatCerita Perjalanan Nekat Umuh Muchtar ke Lampung, Amarah Bojan Hodak di Ruang Ganti Jadi Titik Balik Persib
Puncak konflik terjadi ketika tensi latihan meningkat dan situasi berlanjut hingga area ruang ganti. Dalam insiden tersebut, Valverde mengalami benturan keras di bagian kepala hingga harus mendapatkan penanganan medis. Gelandang asal Uruguay itu kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Real Madrid kemudian merilis laporan medis resmi terkait kondisi Valverde. Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa pemain berusia 27 tahun tersebut mengalami trauma kepala atau cranioencephalic trauma akibat benturan yang dialaminya dalam insiden itu. Meski demikian, kondisi Valverde disebut stabil dan kini menjalani pemulihan di rumah sesuai arahan tim medis klub.
Tim dokter Real Madrid juga meminta Valverde menjalani masa istirahat selama 10 hingga 14 hari demi menghindari risiko cedera yang lebih serius. Kondisi ini membuatnya dipastikan absen dalam laga El Clasico melawan Barcelona yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini. Kehilangan Valverde tentu menjadi pukulan besar bagi Real Madrid mengingat perannya sangat vital di lini tengah tim.
Di tengah ramainya pemberitaan soal baku hantam tersebut, Valverde sempat memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya. Ia mengakui memang terjadi ketegangan dengan Tchouameni, namun membantah adanya aksi saling pukul secara langsung. Valverde menyebut dirinya mengalami benturan dengan meja saat situasi memanas sehingga menyebabkan luka di kepala.
