RADARCIREBON.TV – Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertajuk Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini akan diterapkan di 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.
Konsep Sekolah Maung digagas untuk menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan kemampuan non-akademik seperti olahraga, seni, hingga industri kreatif.
Sekolah Maung Dipilih Berdasarkan Usulan Cabang Dinas
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa penentuan sekolah dilakukan berdasarkan usulan dari Kantor Cabang Dinas (KCD) di masing-masing daerah.
Baca Juga:Live Score Barcelona vs Real Madrid: Blaugrana Unggul 2-0 di Awal Laga El ClasicoHilmy: Sering Kunjungi Cirebon, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Tunjukkan Komitmen Nyata untuk Rakyat
Menurutnya, setiap KCD lebih memahami kondisi sekolah di wilayahnya sehingga dapat mengusulkan sekolah yang dinilai siap menjalankan program tersebut.
Usulan tersebut kemudian diverifikasi oleh tim khusus sebelum akhirnya menjadi dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat.
Bandung Jadi Pengecualian
Purwanto menyebutkan bahwa umumnya setiap kabupaten dan kota hanya memiliki satu SMA Maung. Namun, Kota Bandung mendapat pengecualian dengan dua sekolah yang dipilih, yakni:
- SMAN 3 Bandung
- SMAN 5 Bandung
Sementara untuk tingkat SMK, setiap cabang dinas hanya memiliki satu sekolah yang ditunjuk.
Nama Sekolah Akan Diubah Menjadi Sekolah Maung
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berencana mengganti nama SMA dan SMK yang terpilih menjadi Sekolah Maung. Namun, perubahan nama tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jika mendapat izin dari kementerian, seluruh sekolah yang tergabung dalam program ini nantinya akan menggunakan identitas baru sebagai Sekolah Maung.
Dedi Mulyadi Sebut Sekolah Maung Berbeda dari Sekolah Biasa
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Sekolah Maung akan memiliki konsep berbeda dibanding sekolah reguler pada umumnya.
Baca Juga:Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid: Head to Head dan Susunan Pemain El Clasico 2026Link Live Streaming Barcelona vs Real Madrid Malam Ini, El Clasico Penentu La Liga 2025-2026
Meski proses penerimaan siswa tetap melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), sekolah ini juga akan mempertimbangkan prestasi non-akademik.
Fokus pada Akademik dan Non-Akademik
Dedi menjelaskan bahwa siswa dengan prestasi di bidang olahraga, seni, maupun industri kreatif tetap memiliki peluang besar untuk masuk Sekolah Maung.
Beberapa fokus kelas yang direncanakan antara lain:
