RADARCIREBON.TV- Kesuksesan Barcelona mempertahankan gelar La Liga musim 2025–2026 tidak mudah. Klub asal Catalunya itu, yang dipimpin oleh Hansi Flick, mampu menunjukkan konsistensi yang luar biasa hingga memastikan gelar juara dengan cepat.
Blaugrana terus mendominasi musim ini dengan kemenangan 2-0 atas rival abadi mereka, Real Madrid, di El Clasico di Camp Nou. Dengan tiga pertandingan tersisa, Barcelona berada di posisi kedua klasemen dengan unggul 14 poin dari Los Blancos.
Kesuksesan tersebut tidak lepas dari sejumlah faktor penting, mulai dari perkembangan pemain muda, kontribusi kolektif tim, hingga kembalinya atmosfer magis Camp Nou.
Baca Juga:Selamat Blaugrana! Trofi Juara LaLiga 2025/2026 Resmi Jadi Milik BarcelonaSiaran Langsung Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Jepang Piala Asia U17 2026, Live Eksklusif di RCTI
Lamine Yamal Makin Matang
Nama Lamine Yamal kembali menjadi sorotan utama dalam perjalanan Barcelona musim ini. Wonderkid berusia 18 tahun tersebut tampil semakin matang dan efektif di lini serang.
Jika musim lalu Yamal dikenal dengan gaya bermain eksplosif dan agresif menusuk pertahanan lawan, musim ini ia berkembang menjadi pemain yang jauh lebih menentukan di area akhir. Winger Timnas Spanyol itu sukses mencatatkan 16 gol dan 12 assist di La Liga, menjadikannya pemain paling produktif di skuad Barcelona.
Performa Yamal sebenarnya sempat terganggu akibat cedera pangkal paha pada awal musim. Selain itu, beberapa persoalan di luar lapangan juga sempat memengaruhi performanya. Namun, ia tetap mampu memberikan kontribusi penting untuk tim.
Momentum kebangkitan Yamal terlihat sejak Februari lalu ketika ia mencetak hattrick ke gawang Villarreal CF. Sejak saat itu, performanya terus menanjak dan menjadi salah satu kunci utama Barcelona mengunci gelar juara.
Kekuatan Kolektif Jadi Senjata Utama
Selain Yamal, Barcelona juga mendapat kontribusi besar dari Pedri. Gelandang asal Spanyol tersebut kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.
Meski demikian, keberhasilan Barcelona musim ini tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja. Flick berhasil membangun kekuatan kolektif yang solid di tengah keterbatasan finansial klub.
Di lini depan, Robert Lewandowski dan Ferran Torres memang belum tampil konsisten sepanjang musim. Namun, keduanya tetap mampu menyumbang lebih dari 10 gol di kompetisi domestik.
