Mario Gila yang masih muda akan mendampingi Romagnoli. Keduanya diharapkan bisa menahan gempuran duet striker Inter.
Posisi bek kanan kemungkinan diisi oleh Adam Marusic. Sementara bek kiri dipercayakan kepada Nuno Tavares yang memiliki kecepatan.
Tavares sering naik membantu serangan. Tapi ia harus disiplin karena bisa meninggalkan ruang kosong di belakang.
Baca Juga:Inter Milan Kejar Scudetto Lawan Lazio, Nerazzurri Tak Boleh Kehilangan Poin LagiLazio dan Udinese Berbagi Poin Usai Bermain Imbang 3-3 di Serie A
Di lini tengah, ada gelandang berpengalaman. Patric akan menjadi anchor atau gelandang bertahan yang melindungi lini belakang.
Posisi mezzala atau gelandang serang kanan dan kiri akan diisi oleh Danilo Cataldi dan Mattéo Guendouzi. Keduanya memiliki kemampuan passing yang baik.
Tapi yang paling menentukan mungkin posisi Toma Basic. Gelandang Kroasia ini bisa menjadi pemain kunci jika dimainkan sejak awal.
Lini depan menjadi sektor andalan Lazio. Mattia Zaccagni akan menjadi kapten sekaligus motor serangan dari sisi kiri.
Gustav Isaksen yang memiliki kecepatan akan mengancam dari sisi kanan. Pemain Denmark ini sering mencetak gol dari cutting inside.
Ujung tombak dipercayakan kepada Taty Castellanos. Striker asal Argentina ini harus tampil tajam karena peluang tidak akan datang banyak.
Prediksi susunan pemain Lazio (4-3-3):
Christos Mandas (kiper); Adam Marusic, Mario Gila, Alessio Romagnoli, Nuno Tavares; Matteo Guendouzi, Patric, Danilo Cataldi; Gustav Isaksen, Taty Castellanos, Mattia Zaccagni.
Pelatih: Maurizio Sarri.
Baca Juga:Cara Nonton Indonesia vs Jepang Gratis Malam Ini! RCTI dan GTV Siarkan Langsung, Simak Jam Tayangnya!Premier League Makin Kacau! Trik Set-Piece Arsenal Bikin Kontroversi, Wasit Kewalahan
Duel Kunci yang Akan Menentukan
Laga final ini akan menyajikan beberapa duel kunci yang bisa menentukan hasil pertandingan.
Pertama, duel antara lini belakang Lazio melawan duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. Romagnoli dan Gila harus bermain sempurna.
Kedua, duel di lini tengah antara Barella dan Guendouzi. Keduanya sama-sama punya energi dan kemampuan bertahan yang baik.
Ketiga, kecepatan Isaksen melawan Dumfries. Bek sayap Inter harus waspada dengan pergerakan pemain Denmark itu.
Sarri pasti sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi keunggulan Inter. Tapi Chivu juga tidak akan tinggal diam.
Yang pasti, final ini akan berjalan menarik. Komposisi pemain yang diturunkan akan sangat menentukan siapa yang keluar sebagai juara.
