RADARCIREBON.TV – Manchester City masih bertahan dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026 setelah membantai Crystal Palace dengan skor 3-0. Kemenangan ini menjaga asa tim asuhan Pep Guardiola untuk terus memberi tekanan kepada Arsenal hingga pekan terakhir musim ini.
Namun di balik kemenangan meyakinkan tersebut, ada suasana yang berbeda di Stadion Etihad. Nyanyian We’ll fight to the end masih terdengar dari tribun penonton, tapi tidak lagi menggema dengan penuh keyakinan seperti musim musim sebelumnya.
Guardiola pun mulai menunjukkan sikap realistis. Meski jarak poin dengan Arsenal hanya terpaut dua angka, pelatih asal Spanyol itu sadar bahwa persaingan kini tidak sepenuhnya berada di tangan timnya.
Baca Juga:Enam Nama Pelatih Terbaik Premier League 2025/2026, Carrick Saingi Arteta dan GuardiolaPrediksi Skor Real Madrid vs Oviedo: Harga Diri di Tengah Musim Suram, Los Blancos Incar Pesta Gol di Bernabeu
Jalur Arsenal Menuju Gelar Terbuka Lebar
Manchester City menjalankan tugas mereka dengan sempurna kala menjamu Palace. Tiga gol tanpa balas tercipta, dan permainan menyerang yang tajam sempat ditunjukkan oleh skuad asuhan Guardiola.
Phil Foden menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Gelandang Inggris itu menciptakan assist cantik lewat gerakan backheel yang terukur, membuka jalan bagi gol Antoine Semenyo.
Foden menegaskan bahwa timnya masih percaya segala kemungkinan bisa terjadi hingga laga terakhir musim. Ia merasa pengalaman masa lalu membuktikan bahwa perebutan gelar Premier League kerap berubah dramatis di penghujung kompetisi.
Kami hanya ingin terus membuat Arsenal berada di bawah tekanan, ujar Foden usai pertandingan.
Kemenangan atas Palace juga membuat City unggul selisih gol atas Arsenal, meski hanya terpaut satu gol. Keunggulan produktivitas gol mereka bahkan lebih besar lagi.
Namun masalahnya, Arsenal dinilai memiliki jalur yang jauh lebih mudah menuju gelar. Tim asuhan Mikel Arteta dijadwalkan menghadapi Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi. Setelah itu mereka hanya perlu bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan terakhir.
Situasi itu semakin menguntungkan karena Palace akan memainkan final UEFA Conference League tiga hari setelah laga melawan Arsenal. Pelatih Oliver Glasner diperkirakan tidak akan menurunkan kekuatan terbaiknya dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga:Manchester United Siap Rekrut Gelandang Baru, 13 Nama Masuk Daftar BelanjaDerby Roma vs Lazio Resmi Ditunda, Ini Jadwal Serie A 17-18 Mei 2026
Guardiola sendiri memilih berhati hati ketika membahas peluang timnya. Ia justru menyoroti sulitnya dua laga tersisa yang harus dihadapi City.
