RADARCIREBON.TV- Persaingan Moto3 musim 2026 dipastikan bakal makin panas saat seri Catalunya digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 15-17 Mei 2026. Salah satu pembalap yang paling jadi sorotan menjelang balapan kali ini adalah rider muda asal Spanyol, Maximo Quiles.
Pembalap yang dikenal sebagai murid dari Marc Marquez itu datang ke Catalunya dengan rasa percaya diri yang sedang tinggi-tingginya. Maklum saja, Quiles baru saja tampil luar biasa di Moto3 GP Prancis di Le Mans.
Dalam balapan yang berlangsung di lintasan basah tersebut, Quiles berhasil tampil dominan dan keluar sebagai pemenang. Kemenangan itu menjadi yang ketiga baginya sepanjang musim 2026 setelah sebelumnya juga sukses naik podium tertinggi di Brasil dan Spanyol.
Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris 16-20 Mei 2026: MU, Liverpool, Arsenal, dan Man City MainMengejutkan! 6 Pemain Ini Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dari Cristiano Ronaldo
Berkat hasil apik tersebut, Quiles kini memimpin klasemen sementara Moto3 2026. Performanya sejauh musim ini memang terlihat sangat konsisten dan membuat banyak rival mulai waspada.
Meski sedang berada di puncak performa, Quiles mengaku dirinya belum mau cepat puas. Pembalap muda Spanyol itu justru punya ambisi besar untuk terus menang dan mencetak sejarah di Moto3.
Ia mengatakan kemenangan di Prancis membuat mental dan motivasinya semakin meningkat menjelang balapan kandang di Catalunya. Namun di sisi lain, Quiles juga sadar kalau persaingan Moto3 musim ini masih sangat panjang.
Karena itu, ia memilih tetap fokus dan menjalani setiap sesi balapan satu per satu bersama timnya. Quiles tidak ingin terlena hanya karena berhasil mendominasi beberapa seri awal musim ini.
Menariknya lagi, dalam sebuah wawancara dengan pengamat MotoGP Manuel Pecino, Quiles terang-terangan mengungkapkan target pribadinya. Ia ingin memecahkan rekor dan membuat sejarah baru di dunia balap motor.
Hal itu sekaligus menunjukkan kalau mental juara Quiles memang sudah mulai terbentuk sejak usia muda. Tidak heran kalau banyak pihak mulai menyebutnya sebagai salah satu calon bintang besar MotoGP di masa depan.
Namun dominasi Quiles jelas jadi ancaman serius bagi para rivalnya, termasuk pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama.
Baca Juga:Terdegradasi dan Kini Terancam Minus Poin, PSBS Biak Dihantam Masalah BaruDaftar Gaji Pemain MLS 2026: Messi Paling Tajir, Son Heung-min Langsung Masuk Elite
Rider Honda Team Asia itu juga datang ke Catalunya dengan performa yang cukup menjanjikan. Pada seri sebelumnya di Le Mans, Veda berhasil finis di posisi keempat dan tampil kompetitif sepanjang balapan.
