Semen Padang Terpuruk! Kartu Merah Jadi Awal Petaka Saat Dibantai Persebaya 0-7

Semen Padang vs persebaya
Semen Padang vs persebaya Image : @semenpadangfcid
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Semen Padang FC harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-33 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Jumat 15 Mei 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Kabau Sirah justru dihancurkan dengan skor telak 0-7 dalam pertandingan yang penuh tekanan sejak awal laga.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Semen Padang terlihat kesulitan mengimbangi tempo permainan cepat Persebaya. Tim tamu langsung menguasai jalannya pertandingan dengan pressing tinggi dan serangan dari kedua sisi lapangan. Situasi tersebut membuat lini belakang Semen Padang beberapa kali melakukan kesalahan antisipasi.

Gol pembuka Persebaya lahir pada menit ke-16 melalui Francisco Rivera. Pemain asal Meksiko itu sukses memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah sebelum menaklukkan penjaga gawang Semen Padang. Hanya tiga menit berselang, Arief Catur Pamungkas kembali membuat publik Stadion H. Agus Salim terdiam setelah mencetak gol kedua Persebaya.

Baca Juga:Prediksi Skor Persik Kediri vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Incar Balas DendamSuper League 2025/2026: Persija Berpotensi Gantikan Persib dan Borneo di ACC

Tertinggal dua gol di babak pertama membuat Semen Padang mencoba bermain lebih terbuka. Namun upaya tersebut justru membuat lini belakang mereka semakin mudah ditembus. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Semen Padang gagal memperkecil ketertinggalan.

Petaka terbesar datang pada menit ke-61 ketika Ade Kristiano menerima kartu merah setelah pelanggaran keras terhadap pemain Persebaya. Keputusan wasit tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Bermain dengan 10 pemain membuat Semen Padang kehilangan keseimbangan, terutama di sektor pertahanan yang mulai mudah ditembus lawan.

Persebaya langsung memanfaatkan kondisi tersebut dengan mencetak gol demi gol. Bruno Moreira dan Mihailo Perovic sukses memperbesar keunggulan sebelum Bruno Paraiba tampil sebagai mimpi buruk bagi pertahanan Semen Padang. Striker asal Brasil itu mencetak hattrick hanya dalam waktu singkat dan membuat skor akhir berubah menjadi 7-0.

Kekalahan besar ini menjadi salah satu hasil terburuk Semen Padang sepanjang musim 2025/2026. Banyak pendukung mulai meluapkan kekecewaan di media sosial karena tim kesayangan mereka gagal menunjukkan perlawanan berarti di kandang sendiri. Selain lemahnya pertahanan, hilangnya fokus pemain setelah kartu merah juga menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut.

0 Komentar