Dua Bulan Jalan Longsor Dibiarkan – Video

Dua Bulan Jalan Longsor Dibiarkan
0 Komentar

Longsor yang terjadi di ruas jalan Kamarang–Ciawigajah, tepatnya di desa Sindanghayu, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, hingga kini belum juga mendapat penanganan serius, padahal, kondisi jalan yang retak dan curam dinilai sangat membahayakan pengendara, terlebih saat musim hujan mulai tiba.

Inilah kondisi ruas jalan Sindanglaut–Ciawigajah di desa Sindanghayu, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, yang mengalami longsor dan hingga kini belum diperbaiki. Kerusakan jalan yang berada di sisi jurang ini disebut sudah terjadi sejak sekitar dua bulan lalu, retakan jalan pun terlihat semakin melebar dan mengkhawatirkan warga yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Warga menilai, jalan ini merupakan akses utama masyarakat dari arah Sindanglaut menuju Kuningan maupun sebaliknya. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan, longsor susulan dikhawatirkan akan mengikis badan jalan hingga putus total.

Baca Juga:Peresmian Tiga Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Cirebon – VideoStasiun Cirebon Didominasi Kedatangan Penumpang – Video

Menurut warga, kondisi jalan saat ini sudah sangat parah dan rawan menimbulkan kecelakaan, terutama saat malam hari karena minim penerangan jalan, apalagi, cuaca hujan yang mulai sering terjadi membuat masyarakat khawatir terjadi longsor susulan yang lebih besar.

Selain retakan yang semakin melebar, lokasi longsor juga disebut gelap saat malam hari sehingga membahayakan pengendara yang melintas dari dua arah.

Warga pun mempertanyakan lambannya penanganan dari pemerintah daerah terhadap kerusakan jalan tersebut.

Warga berharap sebelum masuk tahap perbaikan permanen pada pertengahan tahun nanti, pemerintah setidaknya segera melakukan penanganan darurat agar kondisi jalan tidak semakin parah dan tetap aman dilalui masyarakat.

Masyarakat meminta pemerintah kabupaten Cirebon segera turun tangan menangani longsor di jalur utama Sindanglaut–Ciawigajah demi mencegah terjadinya kecelakaan dan putusnya akses warga akibat longsor susulan.

0 Komentar