RADARCIREBON.TV – Xabi Alonso resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea menggantikan Enzo Maresca. Legenda sepak bola Spanyol itu menandatangani kontrak berdurasi tiga musim hingga 2029, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Kepindahan Xabi Alonso ke Chelsea terjadi setelah pengunduran dirinya dari Bayer Leverkusen pada Maret lalu.
Kehadiran Alonso diyakini akan membawa angin segar dan filosofi baru di Stamford Bridge. Sejumlah pemain yang sebelumnya kurang mendapat tempat atau tampil inkonsisten, diprediksi bakal menemukan performa terbaiknya. Berikut lima bintang yang berpotensi besar bersinar di era kepelatihan Xabi Alonso.
Cole Palmer
Sejak didatangkan dari Manchester City, Palmer langsung menjadi andalan. Namun di bawah asuhan Alonso yang dikenal gemar memberikan kebebasan berekspresi kepada gelandang serang, Palmer diprediksi akan menjelma menjadi mesin kreativitas yang lebih berbahaya. Peran sebagai gelandang tersembunyi di belakang striker tengah sangat cocok dengan karakter Palmer yang tenang dalam mengambil keputusan dan memiliki akurasi umpan silang mematikan.
Baca Juga:Xabi Alonso Tak Mulai dari Nol di Chelsea, Final FA Cup Jadi BuktinyaChelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru
Enzo Fernandez
Gelandang timnas Argentina ini sempat kesulitan menemukan posisi idealnya di skema Maresca. Xabi Alonso, yang merupakan mantan gelandang kelas dunia, dinilai mampu menjadi mentor sempurna bagi Fernandez. Alonso diperkirakan akan memainkan Fernandez sebagai deep-lying playmaker, peran yang pernah sukses membuat namanya harum di Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munich.
Mykhailo Mudryk
Kecepatan Mudryk selama ini sering terkendala karena kurangnya ruang. Filosofi Alonso yang mengutamakan penguasaan bola dan pergerakan dinamis diprediksi bisa membuka ruang lebih luas bagi sayap cepat Ukraina itu. Jika Alonso mampu membangun sistem yang mengeksploitasi kecepatan Mudryk di sisi sayap, pemain termahal Chelsea itu akhirnya bisa membayar mahal harga transfernya.
Noni Madueke
Madueke sering menjadi pemain pengganti yang berdampak, namun jarang dipercaya sebagai starter. Dalam formasi fleksibel ala Alonso yang kerap menggunakan kombinasi tiga gelandang dan tiga penyerang dinamis, Madueke memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan utama di sisi kanan. Kemampuan one-on-one dan naluri mencetak golnya cocok dengan gaya Alonso yang menyukai pemain sayap agresif.
