Cristiano Ronaldo Antar Al Nassr Juara di Usia 41, Legenda Tak Kenal Kata Tua!

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo foto : @alnasarfc1955
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Cristiano Ronaldo akhirnya menuntaskan satu misi besar yang selama ini terus membayangi perjalanan kariernya di Arab Saudi. Setelah empat musim penuh tekanan, kritik, dan kegagalan yang nyaris selalu menghantui, sang megabintang Portugal akhirnya membawa Al Nassr berdiri di singgasana tertinggi Liga Arab Saudi musim 2025/2026.

Dan seperti kisah-kisah besar lainnya, semuanya ditutup dengan cara yang megah.

Di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati Alawwal Park, Jumat dini hari WIB, Al Nassr menghancurkan Damac FC dengan skor telak 4-1. Sebuah kemenangan yang bukan sekadar tiga poin, melainkan penobatan resmi bagi Ronaldo sebagai raja baru sepak bola Arab Saudi.

Baca Juga:Klasemen Akhir Saudi Pro League 2025/2026: Al Nassr Juara, Ronaldo Akhiri Puasa GelarLive Score Al Nassr vs Damac 3-1, Cristiano Ronaldo Cetak Gol di Laga Penentuan Gelar

Tak ada lagi kutukan. Tak ada lagi cerita gagal. Tak ada lagi kalimat bahwa Ronaldo datang hanya demi uang. Kini, semuanya runtuh bersama sorakan stadion yang menggema memanggil namanya.

Ronaldo Menjawab Semua Keraguan

Saat pertama datang dari Manchester United, banyak yang menyebut karier Cristiano Ronaldo telah habis. Usianya dianggap terlalu tua, kecepatannya disebut menurun, dan kepindahannya ke Arab Saudi dianggap sebagai akhir dari kejayaan.

Namun Ronaldo selalu punya cara mempermalukan keraguan.

Di laga paling menentukan musim ini, pemain berusia 41 tahun itu kembali menjadi pusat semesta. Dua gol yang ia cetak ke gawang Damac menjadi simbol bahwa naluri pembunuhnya belum pernah mati.

Gol pertamanya pada menit ke-62 lahir lewat tendangan bebas dari sudut sempit. Bola meluncur deras, menaklukkan kiper Damac, dan membuat stadion meledak dalam euforia.

Lalu pada menit ke-80, Ronaldo menutup malam bersejarah itu lewat gol jarak dekat yang memastikan kemenangan 4-1 sekaligus mengunci trofi juara.

Ia berlari ke sudut lapangan. Mengepalkan tangan. Berteriak ke langit Riyadh.

Mungkin itu bukan sekadar selebrasi.

Mungkin itu pelampiasan dari empat tahun rasa lapar.

Malam Sempurna Al Nassr

Kemenangan Al Nassr sebenarnya mulai dibangun sejak babak pertama. Sadio Mane membuka keunggulan pada menit ke-33 melalui sundulan tajam yang tak mampu dibendung lini belakang Damac.

Baca Juga:Manchester United Tekuk Liverpool 3-2, Kobbie Mainoo Jadi Penentu KemenanganDua Gol Bhayangkara Dianulir Karena Offside, Bhayangkara Takluk di Kandang

Memasuki babak kedua, Kingsley Coman menggandakan keunggulan lewat tembakan jarak jauh spektakuler pada menit ke-51.

0 Komentar