Klasemen Akhir Saudi Pro League 2025/2026: Al Nassr Juara, Ronaldo Akhiri Puasa Gelar

Cristiano Ronaldo kembali harus menunda ambisinya meraih gelar bergengsi bersama Al Nassr.
src-img : ofc.ig @cristiano
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tirai Saudi Pro League musim 2025/2026 akhirnya turun dengan klimaks yang dramatis. Al Nassr FC resmi menyabet mahkota liga setelah menuntaskan laga pamungkas pekan ke-34 dengan kemenangan meyakinkan 4–1 atas Damac FC di Stadion Al Awwal Park, Riyadh, Jumat dini hari WIB. Trofi itu pun jatuh ke tangan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan, mengakhiri penantian panjang sejak musim 2018/2019.

Laga Penentu: Al Nassr Tak Boleh Terpeleset

Sebelum kick-off, Al Nassr memimpin klasemen dengan 83 poin dari 33 laga, unggul dua angka atas Al Hilal di peringkat kedua dengan 81 poin. Dua poin keunggulan itu tipis, namun cukup membuat posisi Al Nassr tetap kokoh dengan syarat mereka harus menang.

Operator liga bahkan menyiapkan dua skenario penyerahan trofi untuk Al Nassr dan Al Hilal pada laga pamungkas, lengkap dengan panggung juara, pesta kembang api, pertunjukan laser, hingga tim protokoler di kedua stadion. Para pejabat Liga Pro Saudi dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi pun dibagi ke dua lokasi berbeda demi memastikan seremoni juara bisa langsung dilakukan setelah pertandingan berakhir.

Baca Juga:Arsenal Sudah Bangkit, Liverpool Sudah Selesai Menunggu, Kapan Manchester United Juara Lagi?Ada Nama Mengejutkan! 5 Pemain Arsenal yang Bisa Pergi usai Lawan Crystal Palace

Al Nassr menjamu Damac FC di Alawwal Park dalam laga penentuan gelar, dan tim asuhan Jorge Jesus berhasil meraih kemenangan telak 4–1 untuk mengunci trofi liga musim ini.

Perjalanan Drama Hingga Pekan Terakhir

Musim ini sesungguhnya sempat terasa mudah bagi Al Nassr di paruh jalan. Namun drama besar tersaji di penghujung kompetisi. Pada 13 Mei 2026, Al Nassr gagal menyegel gelar lebih cepat usai ditahan imbang 1–1 oleh Al Hilal dalam laga sengit di Al Awwal Park.

Skenario pahit itu bermula dari blunder kiper Bento: skor kemenangan 1–0 yang sudah di tangan berubah menjadi imbang 1–1 akibat gol bunuh diri sang kiper jelang bubaran. Al Hilal pun masih punya kesempatan menyalip jika menang di dua laga sisa mereka.

Situasi makin tegang ketika potensi hasil akhir poin sama 84 bisa terjadi jika Al Nassr hanya imbang dan Al Hilal menang. Dalam kondisi itu, Al Hilal unggul head-to-head usai menang 3–1 di kandang dan menahan imbang 1–1 saat tandang, sehingga gealr akan berpindah tangan.

0 Komentar