Varian X menjadi model paling basic dan fokus untuk mobilitas harian. Karena itu, fitur-fiturnya dibuat lebih sederhana dan belum dilengkapi teknologi ADAS maupun kamera 540 derajat.
Naik ke tipe Y, fitur yang ditawarkan mulai lebih lengkap. Varian ini cocok buat pengguna yang ingin kenyamanan ekstra dan teknologi modern dalam penggunaan sehari-hari.
Sementara tipe tertinggi yaitu Z iWD hadir untuk konsumen yang suka aktivitas outdoor atau perjalanan jarak jauh. Varian ini sudah memakai sistem Intelligent Wheel Drive yang menawarkan traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga:Padel Indonesia Makin Serius! PBPI Siapkan Timnas untuk Asian Games 2026 dan Piala DuniaBRI Super League 2025/2026 Resmi Berakhir! Ini Jadwal Liga Musim Baru dan Turnamen Baru League Cup
Strategi tersebut menunjukkan kalau iCar tidak hanya menjual desain unik semata, tapi juga mencoba menghadirkan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berbeda-beda.
Kehadiran iCar V23 juga memperlihatkan bahwa persaingan mobil listrik sekarang sudah berubah. Kalau dulu fokus utama hanya soal baterai dan jarak tempuh, sekarang desain, karakter kendaraan, dan pengalaman berkendara juga jadi faktor penting.
Dengan harga yang cukup agresif, desain yang beda dari mobil lain, serta pilihan varian yang lengkap, iCar V23 punya peluang besar untuk membuka pasar baru di segmen SUV listrik boxy di Indonesia.
