RADARCIREBON.TV – Pesta perburuan bek tengah di Premier League akhirnya dimenangkan oleh Tottenham Hotspur. Klub London Utara itu resmi mencapai kesepakatan lisan dengan Marcos Senesi, yang secara mengejutkan memilih Spurs di atas sederet klub besar Eropa. Ini bukan sekadar transfer biasa, melainkan manuver licik Tottenham yang bergerak cepat membangun benteng pertahanan masa depan dengan menggaet bek tengah berusia 29 tahun yang baru saja mengakhiri masa baktinya di Bournemouth.
Di tengah spekulasi masa depan yang sempat mengarah ke Liverpool dan Juventus, Senesi mulai tancap gas menentukan pilihan. Tidak hanya mengandalkan nilai reputasi, pelatih anyar Roberto De Zerbi juga bergerak cepat memanfaatkan kelolosan klub dari degradasi untuk mengaktifkan klausul rahasia dalam perjanjian lisan mereka. Bek tengah Timnas Argentina itu akan segera menandatangani kontrak di Tottenham Hotspur Stadium.
Perang Perebutan Sengit: Kalahkan Liverpool, Juventus, hingga MU
Berdasarkan laporan yang dihimpun Goal.com pada Senin (25/5/2026), keputusan Senesi bergabung dengan Spurs bukanlah isapan jempol belaka. Selama beberapa pekan terakhir, Liverpool secara intensif melakukan pendekatan kepada sang pemain, memanfaatkan sejarah masa lalunya bersama Arne Slot di Feyenoord. Bahkan, Juventus disebut-sebut sangat serius memboyongnya sebagai pengganti bek senior.
Baca Juga:Demi Carrick, Manchester United Tolak Banyak Pelatih: Kontrak hingga 2028, Gaji? Fokus Kebangkitan di Liga ChaNothing is Eternal, If It Was, I Would Be Here' – Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City di Video Emosi
Namun, semuanya buyar ketika Tottenham berhasil mengamankan status Premier League mereka untuk musim 2026/27. Kemenangan vital 1-0 atas Everton di pekan terakhir menjadi kunci sukses. Gelombang gaji dan jaminan sebagai starter reguler (regular starter) mampu menggeser posisi nama-nama besar lain.
Move Kontroversial: Dari Liverpool ke Tottenham?
Menariknya, Senesi sebelumnya sempat santer dikaitkan dengan The Reds. Media Inggris sempat melaporkan bahwa Arne Slot sangat ingin memulangkan bek yang pernah ia latih di Feyenoord ke Anfield. Apalagi Liverpool tengah bersiap kehilangan Ibrahima Konate.
Namun, satu hal yang menjadi pembeda adalah jaminan menit bermain. Di Liverpool, ia harus bersaing dengan raksasa seperti Virgil van Dijk, sementara di Tottenham, posisinya sebagai tandem utama Cristian “Cuti” Romero hampir pasti membuatnya menjadi pilihan pertama.
