Dandhy Laksono Beri Respons Bijak Atas Klaim Keberatan Mama Yasinta, Ajak Publik Tidak Menghakimi

Dandhy Laksono sutradara film Pesta Babi
memberikan respons bijak atas klaim keberatan Mama Yasinta.sumber img:@dandhy_laksono
0 Komentar

Lebih jauh, Dandhy menegaskan keyakinannya pada hak asasi manusia, khususnya hak individu untuk menentukan pilihannya sendiri. “Bahkan jika semua yang disampaikan murni atas kehendak sendiri, bukankah setiap orang berhak membuat pilihan?” ujar Dandhy. Dengan pernyataan ini, ia seolah menempatkan isu hak partisipasi Mama Yasinta di atas kontroversi filmnya sendiri.

Tentang Film “Pesta Babi” dan Polemiknya

Film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale. Film ini mengangkat kisah perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan, khususnya suku Malind, Yei, Awyu, dan Muyu, dalam mempertahankan tanah leluhur mereka dari ekspansi proyek strategis nasional.

Dokumenter ini menyoroti rencana konversi 2,5 juta hektar hutan Papua menjadi perkebunan industri, yang disebut sebagai salah satu proyek deforestasi terbesar di dunia. Sejak dirilis, film ini telah menarik banyak kontroversi dan penolakan dari berbagai pihak karena dianggap provokatif.

0 Komentar