Paguyuban Silihwangi Majakuning Gelar Kurban – Video

Paguyuban Silihwangi Majakuning Gelar Kurban
0 Komentar

Menyambut Idul Adha, Paguyuban Silihwangi Majakuning menggelar kegiatan kurban di sekretariat organisasi di Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Organisasi warga HHBK desa penyangga kawasan Gunung Ciremai ini berkurban 4 ekor sapi dan dagingnya dibagikan kepada ratusan anggota di dua kabupaten.

Menyambut Idul Adha 1447 H, organisasi Kelompok Tahi Hutan atau KTH Paguyuban Silihwangi Majakuning, menggelar kegiatan kurban di sekretariat organisasi di Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka sepanjang hari Kamis kemarin. Paguyuban berkurban 4 ekor sapi dan dagingnya dibagikan kepada ratusan anggota, yang merupakan kepala keluarga yang tinggal di desa-desa penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

Kegiatan ini diikuti pengurus paguyuban, ketua Kelompok Tani Hutan dari 28 desa, serta tokoh masyarakat yang peduli terhadap keberlangsungkan masyarakat penyangga kawasan Ciremai. Seluruh proses pemotongan hewan kurban dilakukan secara gotong royong oleh anggota.

Baca Juga:Tak Dikelola Dengan Baik, Sampah TPS Desa Tegalkarang Tutup JUT – VideoTPS Pasar Minggu Palimanan Luber, Pedagang Pilih Tutup Lapak – Video

Ketua Paguyuban Silihwangi Majakuning, Nandar menyebut, kegiatan kurban menjadi wujud rasa syukur atas manfaat yang dirasakan anggota dalam pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu di zona tradisional Gunung Ciremai. Selain itu, momen Idul Adha menjadi ajang mempererat silaturahmi dan pertemuan rutin.

Setelah proses pemotongan, daging kurban dibagikan dalam ratusan paket layak konsumsi. Masing masing paket diserahkan kepada ketua Kelompok Tani Hutan untuk didistribusikan kepada warga, di desa masing masing di wilayah Kuningan dan Majalengka.

Dalam arahannya, Nandar kembali menegaskan komitmen paguyuban dalam menjaga kelestarian Gunung Ciremai. Salah satunya melalui penanaman dan perawatan bibit pohon endemik yang diproduksi di persemaian kelolaan paguyuban. Selama bertahun tahun, ratusan ribu bibit telah dihasilkan dan ditanam di kawasan Ciremai.

0 Komentar