Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara Pasar Minggu Palimanan Kabupaten Cirebon dikeluhkan pedagang dan pengguna jalan. Sampah yang menggunung hingga memakan badan jalan menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas.
Masyarakat dan pedagang di Pasar Minggu Palimanan Kabupaten Cirebon, harus menahan nafas ketika melintas dan melakukan aktivitas jual beli. Tempat pembuangam sampah sementara yang berada ditengah pasar, menimbulkan masalah karena hamoir sebulan tidak dilakukan pengangkutan hingga akhirnya luber menutupi lebih dari separuh badan jalan.
Akses jalan di sekitar lokasi TPA saat ini hanya menyisakan sekitar satu meter dan menyulitkan kendaraan maupun masyarakat yang melintas. Kondisi diperparah dengan bau menyengat yang mengganggu aktivitas pedagang dan pengunjung pasar.
Baca Juga:Bupati Serahkan SK Plt Dirut PDAM Tirta Jati, Tekankan Penambahan Sambungan Baru dan Penertiban KebocoranraPemerintah Tak Anggarkan Perbaikan Jalan Kapetakan Gegesik – Video
Menurut pedagang, sampah di lokasi ini hampir sebulan tidak dilakukan pengangkutan secara maksimal karena penanganan serta pengelolaan sampah yang buruk. Akibatnya, sampah terus menumpuk dan menutup sebagian lapak pedagang yang berada di dekat TPS. Sejumlah pedagang bahkan memilih tidak berjualan sementara waktu karena khawatir dagangannya tidak laku dan pembeli enggan mendekat akibat bau sampah yang menyengat.
Selain mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, kondisi TPS yang meluber juga dikhawatirkan memicu gangguan kesehatan lingkungan, terlebih saat turun hujan karena air lindi mengalir ke jalan dan area sekitar pasar. Belum lagi banyak pengendara yang terjatuh akibat terpeleset karena sampah plastik dan kondisi jalan yang licin karena air lindi dari gunungan sampah.
Masyarakat dan pedagang berharap Pemerintah Daerah segera melakukan pengangkutan sampah secara rutin serta menata pengelolaan TPS agar tidak kembali meluber dan mengganggu aktivitas pasar. Pedagang berharap penanganan sampah dilakukan secepatnya agar aktivitas perdagangan kembali normal dan lingkungan pasar menjadi lebih nyaman bagi masyarakat.