Tempat Pembuangan Sampah atau TPS di Desa Tegal Karang Kabupaten Cirebon menutup akses Jalan Usaha Tani. Kondisi sampah yang tak terkendali karena sudah tidak diangkut selama tiga bulan.
Tumpukan sampah di Desa Tegal Karang Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon, menghampar panjang dan menutupi akses Jalan Usaha Tani, JUT. Mulai sampah rumah tangga dan limbah lainnya, menumpuk disepanjang akses jalan produksi pertanian bahkan sudah luber kebadan jalan karena selama tiga bulan tidak diangkut.
Penanganan sampah dengan cara dibakar pun menimbulkan masalah pencemaran, karena asap pembakaran sampah membuat sesak dan mengganggu aktivitas petani. Meski jauh dari pemukiman, namun akses jalan bagi petani untuk menuju area persawahan menjadi tertutup dan sulit dilalui. Belum lagi kondisi lingkungan menjadi kktor dan tercemar oleh sampah.
Baca Juga:Bupati Serahkan SK Plt Dirut PDAM Tirta Jati, Tekankan Penambahan Sambungan Baru dan Penertiban KebocoranraPemerintah Tak Anggarkan Perbaikan Jalan Kapetakan Gegesik – Video
Mirisnya, lokasi tumpukan sampah ini berada tak jauh dari Tempat Pembuangan Sementara atau TPS milik Pemerintah Desa Tegalkarang, yanf saat ini kondisinya terkesan tidak terkelola dengan baik sehingga sampah terus menumpuk dan meluber ke jalan. Penanganan sampah dengan cara dibakar secara terbuka, dianggap bisa mengurangi volume, meskipun cara ini justru menimbulkan masalah baru berupa asap dan pencemaran udara yang mengganggu.
Sementara, masyarakat berharap Pemerintah Desa dan Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan penanganan serius terhadap persoalan sampah agar tidak terus mengganggu aktivitas pertanian dan kesehatan lingkungan. Selain penanganan tumpukan sampah, masyarakat juga mendorong adanya pengelolaan sampah yang lebih baik dan teratur agar TPS desa tidak kembali menjadi sumber pencemaran.
Petani juga berharap pemerintah segera menormalkan akses Jalan Usaha Tani dan menata pengelolaan sampah agar lingkungan kembali bersih dan sehat.