Review Jalannya Pertandingan Final UCL: PSG vs Arsenal, Drama Penalti Warnai Laga

Momen adu penalti antara PSG dan Arsenal di final Liga Champions 2026 Puskas Arena Budapest
Drama adu penalti warnai final UCL 2026. PSG keluar sebagai juara usai mengalahkan Arsenal 4-3, dengan Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi eksekutor yang gagal dari kubu Arsenal. foto:@psg
0 Komentar

Namun lini belakang Arsenal yang dikawal Saliba dan Gabriel tampil sangat disiplin. Setiap serangan PSG selalu berhasil dipatahkan. Di sisi lain, Arsenal beberapa kali mencoba serangan balik cepat melalui Saka, namun belum berbuah gol.

Hingga peluit panjang babak extra time dibunyikan, skor tetap 1-1. Laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Drama Adu Penalti: Safonov Jadi Pahlawan

Babak adu penalti berjalan menegangkan. Puluhan ribu pasang mata tertuju ke titik putih. Kiper PSG, Matvey Safonov, tampil sebagai pahlawan.

Baca Juga:Hasil Akhir Final UCL Arsenal vs PSG 2026: PSG Juara Usai Adu Penalti!Live Score PSG vs Arsenal 1-1 Menit 67, Dembélé Samakan Skor Lewat Penalti

Berikut daftar eksekutor dan hasil adu penalti:

Dari kubu Arsenal, dua penendang gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Eberechi Eze yang maju sebagai eksekutor ketiga gagal mencetak gol setelah tendangannya berhasil dibaca oleh Safonov. Sementara Gabriel Magalhaes yang menjadi eksekutor kelima juga gagal. Tendangannya melenceng ke samping gawang.

Dari kubu PSG, hanya satu penendang yang gagal, yaitu Nuno Mendes. Tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Arsenal, David Raya.

Hasil akhir, PSG sukses mencetak 4 gol dari 5 kesempatan, sementara Arsenal hanya mampu mencetak 3 gol. PSG menang 4-3 lewat adu penalti.

Kesimpulan: PSG Pantas Juara

Secara keseluruhan, PSG pantas keluar sebagai juara. Mereka mendominasi penguasaan bola (58 persen vs 42 persen) dan melepaskan 15 tembakan (6 on target), sementara Arsenal hanya 8 tembakan (3 on target).

Namun, Arsenal pantas mendapat applause. Mereka bermain disiplin dan hampir saja mencuri kemenangan andai tidak ada gol penalti di babak kedua. David Raya juga tampil gemilang dengan 4 penyelamatan penting.

Trofi ini menjadi gelar Liga Champions kedua beruntun bagi PSG. Sementara Arsenal harus puas menjadi runner-up untuk kedua kalinya dalam sejarah klub, setelah sebelumnya kalah di final 2006.

0 Komentar