Tren wisata alam dengan konsep glamping terus berkembang di Kabupaten Kuningan. Salah satu destinasi yang kini menjadi pilihan wisatawan adalah Embun Sangga Langit di kawasan Palutungan Desa Cisantana Kecamatan Cigugur.
Embun Sangga Langit menawarkan konsep menginap di tengah alam, kaki Gunung Ciremai dengan fasilitas setara hotel. Destinasi ini terus berkembang sejak 2 tahun lalu, bermula dari restoran, kini menjadi kawasan glamping terbesar di wilayah Palutungan.
Hingga Selasa 2 Juni 2026, manajemen telah menghadirkan 3 tipe glamping, yaitu tipe Pine Dome, Edelweiss dan tipe Seruni. Masing masing memiliki kapasitas dan fasilitas berbeda. Pine Dome berkapasitas dua orang, Edelweiss empat orang, sedangkan Seruni menjadi tipe premium dengan fasilitas paling lengkap.
Baca Juga:KH Adib Rofiuddin Izza Sosok Ulama Kharismatik Penjaga NKRI – VideoSesepuh Buntet Pesantren KH Adib Rofiuddin Izza Berpulang – Video
Tipe Seruni dilengkapi kamar mandi dalam, smart TV, AC, air panas, perlengkapan mandi hingga tempat tidur berstandar hotel. Seluruh paket menginap juga sudah termasuk sarapan sesuai kapasitas penghuni kamar. Keunggulan lainnya adalah pemandangan alam yang ditawarkan. Pine Dome dan Edelweiss menghadap langsung ke Waduk Dharma dengan pemandangan matahari terbenam. Sementara Seruni menyuguhkan city view Kota Kuningan dan pemandangan matahari terbit.
Pengunjung juga dapat menikmati berbagai fasilitas penunjang seperti kolam renang, kolam ikan, gazebo di tepi kolam, panggung hiburan serta restoran dua lantai yang terbuka untuk umum. Termasuk pertunjukan budaya untuk memberikan pengalaman wisata yang berbeda, dan mendukung pelestarian budaya Sunda.
Memasuki Juni 2026, pengelola menambahkan fasilitas baru berupa musala berbentuk dome. Ke depan, Embun Sangga Langit juga terus mengembangkan agrowisata, ballroom, ruang pertemuan dan tipe glamping terbaru lainnya.