Kasus pencatutan identitas warga Kuningan dalam pembelian mobil mewah Ferrari, kini mulai ditangani pihak kepolisian. Polres Kuningan telah menerima laporan resmi dari korban, dan langsung melakukan penyelidikan awal.
Kasus pencatutan identitas warga Kelurahan Winduherang Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan dalam pembelian mobil mewah Ferrari, kini mulai ditangani pihak kepolisian. Satreskrim Polres Kuningan telah menerima laporan resmi dari pihak korban yang merasa identitasnya disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab. Laporan tersebut diterima pada Kamis 16 April 2026.
Kasat Reskrim Polres Kuningan Iptu Abdul Azis menjelaskan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penelusuran data identitas.
Baca Juga:DLH Siapkan Langkah Kolaboratif Atasi Persoalan Sampah – VideoNelayan Di PPN Kejawanan Kesulitan Dapat Bahan Bakar – Video
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan kejanggalan pada data kependudukan. Di mana nomor induk kependudukan atau NIK yang tercantum sesuai dengan milik korban, namun foto yang tertera berbeda.
Hal ini menguatkan dugaan adanya pemalsuan atau penyalahgunaan data identitas oleh pihak tertentu.
Polisi saat ini tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, untuk memastikan keabsahan data KTP.
Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan pihak terkait lainnya, termasuk instansi yang mengeluarkan dokumen kendaraan.
Polisi menegaskan, penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap siapa pelaku di balik pencatutan identitas tersebut.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih berhati-hati dalam memberikan data pribadi. Terutama kepada pihak yang tidak dikenal, guna mencegah penyalahgunaan identitas.
Kasus ini menjadi peringatan serius terkait potensi kebocoran data pribadi, yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan yang berpotensi merugikan berbagai pihak.