Update Klasemen Moto3 2026 Pasca GP Italia: Veda Ega Pratama Bertahan di 5 Besar, Uriarte Meroket

Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama - @veda_54
0 Komentar

Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team membuntuti di posisi keenam dengan 61 poin, disusul Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) dengan 56 poin, David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) dengan 52 poin, serta Guido Pini (Leopard Racing) dan David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang sama-sama mengoleksi 47 poin untuk posisi sembilan dan sepuluh.

Hakim Danish, rival Veda dari Malaysia yang finis di podium tiga Mugello, saat ini berada di peringkat 11 dengan 43 poin.

Ada Apa dengan Kualifikasi?

Sejauh musim ini berjalan, pola menarik terlihat dari penampilan Veda Ega. Ia kerap kesulitan di sesi kualifikasi (Sabtu), namun berubah menjadi sangat agresif saat balapan utama (Minggu).

Baca Juga:Perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3: Sempat Terjatuh, Lalu Pecahkan Rekor dan Ukir SejarahVeda Ega Pratama Tembus 8 Besar Usai Aksi Comeback Menegangkan di Balapan Moto3 Italia 2026

Pengamat MotoGP, Hendry Wibowo, mengungkap bahwa fenomena ini terjadi akibat strategi pengembangan teknis dari Honda Team Asia. Tim pabrikan Jepang itu sering melakukan eksperimen suku cadang atau setelan motor di setiap sesi latihan. Perubahan terus-menerus ini membuat Veda harus terus beradaptasi dengan gaya balap motor yang berbeda di waktu singkat, sehingga performanya kurang maksimal di kualifikasi.

Dukungan Nobar dari Rumah

Di tengah kesibukannya berlaga di Eropa, dukungan untuk Veda tak pernah surut dari kampung halaman. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama warga menggelar acara nonton bareng (nobar) balapan Moto3 Italia. Dukungan moral ini diharapkan bisa menjadi energi tambahan bagi pembalap muda yang berasal dari Dusun Kedungkeris, Desa Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul tersebut.

“Veda bukan sekadar atlet, tapi simbol kebanggaan yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gunungkidul, DIY, dan Indonesia di tingkat dunia,” ujar Bupati Endah saat nobar di Wonosari, Minggu (31/5).

Ayah sang pembalap, Sudarmono, yang akrab disapa Bang Momon, juga mengaku tegang tapi lega karena putranya kembali finis di zona poin. “Saya tadi tegang, tidak bisa ngomong, tapi alhamdulillah masuk 10 besar, zona poin, dan sampai saat ini Veda masih urutan lima dunia,” kata Sudarmono usai nobar.

Ia berharap Veda terus konsisten belajar dan beradaptasi di tahun debutnya ini karena masih banyak pengalaman yang harus dipetik.

0 Komentar