RADARCIREBON.TV- Demam sepak bola bakal segera melanda dunia. Pekan depan, tepatnya mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, turnamen paling bergengsi sejagat, Piala Dunia 2026, siap digulirkan. Kali ini, giliran tiga negara di Amerika Utara—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—yang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah bersama.
Piala Dunia edisi kali ini dipastikan bakal lebih meriah dan melelahkan. Pasalnya, FIFA resmi menerapkan format baru dengan total 48 negara peserta yang dibagi ke dalam 12 grup. Otomatis, persaingan untuk memperebutkan trofi berlapis emas tersebut bakal jauh lebih sengit dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Sebagai jawara bertahan, Timnas Argentina tentu datang dengan target besar: mempertahankan takhta. Menariknya, skuad Albiceleste saat ini masih kental dengan aroma juara, karena 17 pemain yang membawa Argentina angkat piala di Qatar 2022 lalu kembali dipanggil.
Baca Juga:Ironis! Timnas Italia Absen di Piala Dunia 2026, Serie A Malah Jadi Pemasok Pemain TerbanyakNasib Onana di MU Makin Suram! Baru Kembali dari Trabzonspor, Langsung Masuk Daftar Jual
Sayangnya, tidak ada nama penyerang sayap andalan mereka, Angel Di Maria, yang sudah memutuskan gantung sepatu dari panggung internasional.
Meski kini hanya menjadi penonton layar kaca, Di Maria tetap antusias memetakan peta persaingan. Mantan bintang Real Madrid dan PSG ini blak-blakan menyebut ada tiga negara Eropa yang punya potensi besar untuk menjegal langkah Argentina mempertahankan gelar. Tiga tim tersebut adalah Prancis, Portugal, dan Spanyol.
“Prancis adalah salah satu kandidatnya karena mereka terus memproduksi pemain dan mempertahankan level yang tinggi,” ujar Di Maria seperti dikutip dari media Spanyol, Marca.
Prediksi Di Maria memang bukan tanpa alasan. Skuad Les Bleus saat ini dihuni oleh lini serang yang sangat menakutkan. Selain Kylian Mbappe yang menjadi motor serangan, ada juga kecepatan Ousmane Dembele serta darah muda potensial seperti Desire Doue.
Selain Prancis, Di Maria juga sangat memperhitungkan kekuatan Spanyol yang menurutnya sedang dalam performa menanjak. Mengombinasikan pemain senior dan junior, La Furia Roja kini bertumpu pada kreativitas Lamine Yamal dan Nico Williams di sisi sayap, serta kestabilan Rodri dan Aymeric Laporte di lini belakang.
Satu-satunya ganjalan Spanyol, menurut Di Maria, hanyalah masalah kebugaran beberapa pemain utama mereka yang baru pulih dari cedera.
