Dalam proses awal, tim peringkat tiga akan dibandingkan tim mana yang mendapat poin terbanyak yang diperoleh dalam pertandingan grup yang telah dimainkan, lalu selisih gol yang didapat, serta jumlah gol yang dilesakkan setiap tim selama fase grup.
Akan tetapi, jika tiga kriteria utama tersebut masih menampilkan angka yang sama, maka FIFA akan merujuk pada poin Fair Play atau skor kedisiplinan setiap tim. Skor yang diperoleh memuat jumlah kartu kuning (-1 poin), kartu merah tidak langsung (-3 poin), kartu merah langsung (-4 poin), serta kartu kuning dan kartu merah langsung (-5 poin).
Jika proses pemeringkatan masih sulit dilakukan, FIFA akan mengacu pada kriteria akhir, yakni berdasarkan Peringkat Dunia FIFA terbaru yang ditempati setiap tim.
