Hal ini menunjukkan bahwa rupiah masih bergerak dalam rentang volatilitas yang cukup lebar terhadap dolar AS sepanjang satu tahun terakhir. Pergerakan rupiah ke depan akan terus menjadi perhatian pelaku pasar.
Berbagai faktor global maupun domestik masih berpotensi memengaruhi nilai tukar rupiah pada perdagangan berikutnya. Pasar akan mencermati apakah BI akan kembali melakukan intervensi untuk menahan laju pelemahan rupiah.
