Rupiah Hari Ini Anjlok Lagi ke Rp17.846, Dekati Rp18.000, Seberapa Dalam Pelemahannya?

Ilustrasi rupiah
Ilustrasi rupiah hari ini anjlok ke Rp17.846 Foto: pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali terperosok pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Berdasarkan data dari Wise.com hingga sekitar pukul 09.51 WIB, pasangan mata uang USD/IDR tercatat berada di level Rp17.846,9 per dolar AS.

Posisi tersebut menunjukkan rupiah melemah sebesar 116,9 poin atau sekitar 0,66 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini terjadi setelah sehari sebelumnya nilai tukar juga bergerak di zona merah.

Wise.com mencatat nilai pembukaan perdagangan berada di level Rp17.715,8 per dolar AS. Sementara posisi penutupan sebelumnya tercatat di level Rp17.730 per dolar AS.

Baca Juga:Waspada! Pengumuman BI Besok Bisa Bikin Cicilan Naik, Tapi Kabar Baik Buat Nasabah TabunganMenkeu Purbaya: Rupiah Mulai Menguat Juli, Target Rp16.800 di 2027

Data perdagangan menunjukkan rupiah bergerak dalam rentang harian Rp17.735 hingga Rp18.002,1 per dolar AS. Level tersebut menempatkan nilai tukar rupiah semakin mendekati area psikologis Rp18.000 per dolar AS yang menjadi perhatian pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir.

Pelemahan ini terjadi di tengah pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang baru saja dirilis. BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Kenaikan suku bunga seharusnya menjadi kabar baik bagi rupiah karena meningkatkan daya tarik aset domestik bagi investor asing. Namun kenaikan ini nyatanya belum cukup menahan laju pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

Secara historis, pergerakan rupiah juga perlu dilihat dalam konteks jangka menengah dan panjang. Dalam satu minggu terakhir, pasangan USD/IDR tercatat turun 0,74 persen, yang menunjukkan rupiah sempat menguat terhadap dolar AS dalam periode tersebut.

Namun dalam satu bulan terakhir, pasangan USD/IDR masih mencatat kenaikan 1,14 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa secara bulanan dolar AS masih berada dalam tren penguatan terhadap rupiah.

Adapun dalam periode tiga bulan, penguatan dolar AS terhadap rupiah tercatat sebesar 5,11 persen. Dalam enam bulan terakhir, USD/IDR naik 6,77 persen, sedangkan dalam satu tahun mencapai 9,49 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun rupiah sempat mengalami penguatan dalam beberapa periode tertentu, secara tahunan dolar AS masih bergerak lebih kuat dibandingkan rupiah.

Baca Juga:Mudah Banget! Begini Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP Lewat HP, Pastikan Kamu Masuk Prioritas!Team Liquid Favorit Juara MPL PH Season 17, The Cavalry Siap Kuasai Playoffs dengan Rekor 13-1!

Data Wise.com juga menunjukkan rentang pergerakan USD/IDR dalam 52 minggu terakhir berada di kisaran Rp16.085 hingga Rp18.197,5 per dolar AS. Posisi rupiah hari ini masih berada di bawah level tertinggi 52 minggu tersebut, namun lebih tinggi dibandingkan level terendah dalam periode yang sama.

0 Komentar