Indonesia mencatatkan hasil sebagai berikut:
- Imbang 0-0 melawan Laos
- Menang 5-0 atas Makau
- Kalah 0-1 dari Korea Selatan
Dari tiga pertandingan tersebut, Indonesia mengumpulkan total empat poin.
Gagal Menjadi Juara Grup
Perolehan empat poin membuat Indonesia hanya mampu finis sebagai runner-up Grup J. Posisi puncak klasemen ditempati Korea Selatan yang meraih sembilan poin sempurna dari tiga laga.
Sementara itu, tiket menuju putaran final hanya diberikan kepada para juara grup dan empat runner-up terbaik dari seluruh grup kualifikasi.
Empat slot runner-up terbaik berhasil diraih oleh:
Baca Juga:Usai Temui Prabowo di Hambalang, John Herdman Pasang Target Besar: Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Indra Sjafri Usai Timnas U23 Gagal di SEA Games 2025
- China (7 poin)
- Uzbekistan (7 poin)
- Lebanon (7 poin)
- Uni Emirat Arab (6 poin)
Karena hanya mengoleksi empat poin, Indonesia gagal masuk dalam daftar runner-up terbaik yang berhak melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Indonesia Putus Rangkaian Keikutsertaan di Sepak Bola Asian Games
Absennya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi catatan tersendiri bagi sepak bola nasional. Pasalnya, Indonesia sebelumnya cukup rutin tampil di cabang olahraga sepak bola Asian Games sejak edisi 2014.
Kini, untuk pertama kalinya dalam beberapa edisi terakhir, skuad Garuda tidak akan ambil bagian dalam kompetisi sepak bola Asian Games akibat tidak memenuhi syarat kualifikasi yang telah ditentukan.
Dampak Aturan Baru bagi Peserta Asian Games
Penerapan regulasi baru AFC dan OCA membuat performa tim di kualifikasi Piala Asia U-23 menjadi faktor penentu utama. Negara yang gagal lolos tidak memiliki jalur alternatif untuk tampil di Asian Games.
Situasi ini menjadi pengingat penting bahwa persaingan di level kelompok umur kini memiliki dampak langsung terhadap kesempatan tampil di ajang olahraga besar tingkat Asia.
